Zinedine Zidane Ingin Selamanya di Real Madrid

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta – Jelang pertandingan di Liga Champions 2019-2020 kontra Galatasaray, Rabu dini hari (23/10/2019), pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, angkat bicara perihal kebersamaannya bersama klub ibu kota itu.

Zidane mengaku cukup terganggu dengan rumor yang terus beredar terkait masa depannya di Real Madrid.

Read More

Real Madrid terancam gagal lolos dari penyisihan Grup A Liga Champions musim ini menyusul kekalahan 0-3 dari Paris Saint-Germain (19/9/2019) dan ditahan 2-2 oleh Club Bruges (1/10/2019).

Setelah itu kalah 0-1 dari Real Mallorca (20/10/2019) di La Liga 2019-2010, yang membuat posisi Zidane makin panas. Di tengah situasi itu, sosok Jose Mourinho kembali muncul.

“Apa yang sudah terjadi, telah berlalu. Sepak bola melupakan apa yang Anda raih tapi itulah kehidupan. Buat saya, sama saja, yang terpenting saat ini,” ujarnya, dilansir dari Marca.

“Apa yang sudah kami capai bersama Real Madrid, sudah berlalu. Saya tak akan mengatakan tak terganggu dengan apa yang disampaikan orang-orang, karena saya memang terganggu,” lanjutnya.

“Tapi, apa yang harus saya lakukan adalah memberikan yang terbaik dan selalu berpikir positif.”

“Saya tak tahu apakah kalau kalah melawan Galatasaray menentukan nasib saya atau tidak. Saya ingin di Real Madrid selamanya. Kami tahu situasinya, tapi Anda harus bertanya pada yang lain,” tegas mantan peman Juventus itu.

Tekanan Sebagai Pelatih Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Zidane tak asing dengan tekanan yang harus dihadapi pelatih Real Madrid dan menegaskan spekulasi terus-menerus cukup mengganggunya.

“Tekanan akan selalu ada. Kami tahu situasinya, tapi hal itu tak akan berakhir sampai laga terakhir penyisihan grup,” ucapnya.

“Tak ada yang berubah, bahkan ketika orang-orang bilang pelatih harus diganti. Sepak bola selalu melupakan apa yang sudah terjadi, sebagai pemain dan pelatih,” lanjutnya.

Mengacu pada klasemen sementara, dari dua pertandingan di Grup A, Real Madrid memang harus memperlihatkan jati diri sebagai pemegang 13 gelar Liga Champions. Pasalnya, Eden Hazard dkk. kini berada di dasar klasemen sementara karena baru mengoleksi satu poin.

Namun, berkaca dari pencapaian di La Liga musim ini, Real Madrid tak tercecer mengingat masih ada di posisi runner-up, hanya berselisih satu poin dari pemuncak klasemen sementara, Barcelona (19).

Sumber: Marca

Related posts

Leave a Reply