Timses Prabowo Sebut Politik Genderuwo Ditujukan ke Semua

Politik

Berita / Politik 156 Views comments

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Faldo Maldini. Foto: MI/Muhammad Irfan
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menanggapi politik gendoruwo yang diutarakan Presiden Joko Widodo. Politik gendoruwo i dinilai untuk kedua pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden.
 
"Saya kira penting disampaikan Presiden, untuk kedua pendukung," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini, Jumat, 9 November 2018.
 
Menurutnya jika konotasi gendoruwo ditujukan pada pihak yang sering mencaci maki, maka kata Faldo, kedua pendukung pantas disematkan konotasi itu.
 
"Mungkin ada dari pendukung Pak Prabowo dan Pak Sandi, tetapi juga tidak kalah banyak di antara pendukung petahana," ujarnya.
 
Ia tak sepakat konotasi politik gendoruwo hanya ditujukan bagi kubu Prabowo-Sandi. Ia meminta kubu Prabowo tak tersulut dengan ucapan ini.
 
"Tidak cocok Politik Genderuwo dituduhkan ke pendukung kami. Kami ini politik kerjo legowo," pungkasnya.

Baca: TKN: Istilah Politik Genderuwo untuk Politikus Penyebar Ketakutan

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, istilah politik genderuwo adalah pernyataan simbolik yang ditujukan bagi semua pemimpin, dan politikus. Utamanya, mereka yang kerap mengumbar narasi propaganda, dan menakut-nakuti.
 
"Jadi rakyat sedemikian rupa dihantui oleh isu-isu palsu, isu-isu hoaks, fitnah, nyinyir, yang tujuannya adalah untuk menakut-nakuti rakyat," kata Karding.

Comments