Surabaya Raih Penghargaan Kota Terpopuler, Kalahkan Kota di China dan Argentina

Nasional

Berita / Nasional 51 Views comments

Liputan6.com, Jakarta – Masyarakat Kota Surabaya boleh berbangga. Pasalnya, Surabaya terpilih sebagai kota terpopuler secara on-line di ajang Guangzhou Worldwide Award 2018. Kemenangan Kota Pahlawan di kategori Metropolis of Your Selection itu dipastikan setelah voting on-line ditutup pada Jumat 7 Desember 2018.

Hasil akhir penghitungan voting secara on-line, Surabaya meraih rating 1 dengan 1.504.535 suara. Rating ke-2 ditempati Kota Yiwu, China dengan perolehan 1.487.512 suara, sedangkan Santa Fe di Argentina berada di tingkat ke-Three dengan nilai 863.15.

Menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, untuk Guangzhou Award 2018, panitia telah menerima lebih dari 273 aplikasi dari 193 kota di 66 negara. Dari jumlah tersebut, panitia kemudian menyeleksi dan memutuskan 15 finalis.

"Surabaya menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia sekaligus wakil Asia Tenggara. Guangzhou Award sendiri diselenggarakan oleh United Cities and Native Governments (UCLG), World Affiliation of the Main Metropolises (Metropolis), dan pemerintah Kota Guangzhou. Penghargaan menekankan pada inovasi, serta pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan," jelas Tri Rismaharini melalui akun Instagram-nya.

Atas keberhasilan itu, Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas dukungannya kepada Pemerintah Kota Surabaya. Dukungan tersebut bukan hanya datang dari warga Surabaya, tapi juga masyarakat Indonesia.

"Momentum baik ini mari kita jadikan penyemangat untuk memajukan kota yang sangat kita cintai,.......SURABAYA !, dan itu semua bisa terwujud salah satunya dengan kebersamaan. Untuk jajaran Pemkot Surabaya mari bekerja keras memberikan layanan terbaik untuk warga Surabaya. Terima kasih.......," kata Tri Rismaharini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak warga untuk mendukung Surabaya di Guangzhou Worldwide Award 2018. Ini adalah ajang penghargaan kota berinovasi dengan wawasan lingkungan.

Comments