Saat Jatuh Cinta, Perempuan Alami Perubahan Genetik

Nasional

Berita / Nasional 5 Views comments

Mereka menemukan, jatuh cinta pada seseorang menyebabkan gen memproduksi interferon. Protein ini biasanya digunakan untuk melawan virus.

"Ini konsisten dengan tanggapan pada kekebalan bawaan terhadap infeksi virus," tulis para peneliti.

"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisiologis yang terkait dengan hubungan romantis dapat dilemahkan ketika hubungan tersebut matang...korelasi biologis dalam cinta mungkin mereda dengan matangnya ikatan pasangan dalam jangka panjang yang lebih stabil," tulis para ilmuwan tersebut.

Namun, belum jelas alasan di balik meningkatnya interferon. Ilmuwan memberikan kemungkinan hal ini karena tubuh menyiapkan diri untuk melakukan pembuahan. Sehingga, ada kemungkinan perbedaan tanggapan genetik pada pria ketika jatuh cinta.

Mereka mengatakan, penelitian berikutnya bisa dilakukan untuk menyelidiki apakah ada pola serupa ketika seorang pria jatuh cinta.

Comments