Saat Ibu Merasa Depresi, Si Kecil Juga Ikut Merasakannya, Lho

Halo Dokter

Kesehatan / Halo Dokter 11 Views comments

Menjadi seorang ibu merupakan peran yang mulia, tapi memiliki tanggung jawab yang besar di baliknya. Diperkirakan 1 dari 9 wanita yang baru saja melahirkan merasa depresi. Kondisi ini rata-rata ditandai dengan perubahan suasana hati, kelelahan, dan berkurangnya minat pada akivitas sehari-hari.

Namun, perasaan tertekan dan stres tersebut bukan hanya dirasakan sang ibu saja. Si kecil yang masih bayi juga merasakan hal yang sama dengan ibunya. Mengapa demikian?

Kenapa wanita yang baru melahirkan sering merasa depresi?

Depresi yang kerap terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan dikenal juga dengan postpartum depression (PPD) atau depresi pascamelahirkan. Ada tiga faktor yang menyebabkan seorang ibu yang baru saja melahirkan mengalami PPD, yaitu perubahan hormon, faktor sosial, dan juga gangguan psikologis.

Perubahan hormon secara drastis akan terjadi setelah melahirkan. Walaupun tidak diketahui hubungannya secara pasti, kadar estrogen dan progesteron yang meningkat 10 kali lipat selama kehamilan tiba-tiba menurun tajam ketika bayi dilahirkan. Perubahan kedua hormon reproduksi tersebut bisa memengaruhi suasana hati.

PPD juga sangat rentan terjadi saat seorang ibu pernah mengalami depresi selama kehamilan, kurangnya dukungan keluarga, atau memiliki masalah medis selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Menurut penelitian, bayi juga bisa merasakan ketika ibunya merasa depresi

bayi bisa bicara

Dilansir dari laman Scientific American, sebuah studi yang dilakukan oleh Nick Allen, seorang profesor psikologi di Universitas Oregon dan timnya meneliti bagaimana depresi sang ibu bisa memengaruhi kesehatan anak. Selain itu, mereka juga melihat bagaimana bayi merespons rasa stres yang dirasakan oleh sang ibu.

Sebanyak 48 ibu dan bayinya yang berusia 12 minggu menjadi partisipan dari penelitian hingga usia bayi mencapai 18 bulan. Pada usia 6 dan 12 bulan, bayi dibawa ke laboratorium untuk mengikuti beberapa eksperimen, seperti memainkan ekspresi.

Sang ibu secara bergantian merespons dan bermain dengan riang dengan bayi. Kemudian, bersikap tidak peduli saat bayi mulai terbawa dengan suasana yang menyenangkan. Selain itu, para peneliti juga mengukur stres bayi dari sampel air liur untuk melihat perubahan kadar kortisol, yaitu hormon yang memicu stres.

Dari studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa gejala depresi yang dirasakan sang ibu dapat memengaruhi kadar kortisol pada bayi. Jika sang ibu tidak mendapatkan perawatan, tingkat stres pada bayi juga akan meningkat. Pada akhirnya, stres akan merusak sel-sel sehat di dalam tubuh dan berpengaruh buruk bagi kesehatan serta perkembangan bayi.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi?

penyebab alasan bayi menangis

Masa bayi adalah periode yang sangat sensitif. Artinya, bayi sangat mudah terpengaruh oleh apa pun yang ada di lingkungannya. Bayi memerlukan kehangatan dan perhatian dari orang yang terdekatnya, terutama sang ibu. Namun, saat ibunya memiliki depresi, gejalanya bisa menyulitkan sang ibu untuk menjalin ikatan kuat dengan bayinya.

Efek buruk depresi yang bisa merusak kesehatan ibu dan juga bayi, mengharuskan sang ibu melakukan perawatan segera. Dokter akan memberikan pengobatan dan perawatan PPD yang aman bagi ibu selama menyusui.

Selain itu, perubahan gaya hidup sang ibu juga bisa menekan gejala depresi pascamelahirkan, seperti memiliki waktu istirahat yang cukup, rutin melakukan aktivitas fisik, serta tetap menjalin hubungan yang baik dengan keluarga dan sahabat atau sekedar meluangkan waktu untuk mengerjakan hal yang disukai.

The submit Saat Ibu Merasa Depresi, Si Kecil Juga Ikut Merasakannya, Lho appeared first on Hello Sehat.

Comments

Whoops, looks like something went wrong.

1/1 ErrorException in Filesystem.php line 81: file_put_contents(): Only 0 of 323 bytes written, possibly out of free disk space

  1. in Filesystem.php line 81
  2. at HandleExceptions->handleError('2', 'file_put_contents(): Only 0 of 323 bytes written, possibly out of free disk space', '/home/d/public_html/vendor/laravel/framework/src/Illuminate/Filesystem/Filesystem.php', '81', array('path' => '/home/d/public_html/storage/framework/sessions/1d5a65b0a1f8eed8e3a56e7deb43f79d518259d7', 'contents' => 'a:4:{s:6:"_token";s:40:"M96i0lRdbLmGkSTcZz6hHcS0K183k8XIKnEXnpbp";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:86:"http://www.dailymail.co.id/saat-ibu-merasa-depresi-si-kecil-juga-ikut-merasakannya-lho";}s:9:"_sf2_meta";a:3:{s:1:"u";i:1537322252;s:1:"c";i:1537322252;s:1:"l";s:1:"0";}s:5:"flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', 'lock' => true))
  3. at file_put_contents('/home/d/public_html/storage/framework/sessions/1d5a65b0a1f8eed8e3a56e7deb43f79d518259d7', 'a:4:{s:6:"_token";s:40:"M96i0lRdbLmGkSTcZz6hHcS0K183k8XIKnEXnpbp";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:86:"http://www.dailymail.co.id/saat-ibu-merasa-depresi-si-kecil-juga-ikut-merasakannya-lho";}s:9:"_sf2_meta";a:3:{s:1:"u";i:1537322252;s:1:"c";i:1537322252;s:1:"l";s:1:"0";}s:5:"flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', '2') in Filesystem.php line 81
  4. at Filesystem->put('/home/d/public_html/storage/framework/sessions/1d5a65b0a1f8eed8e3a56e7deb43f79d518259d7', 'a:4:{s:6:"_token";s:40:"M96i0lRdbLmGkSTcZz6hHcS0K183k8XIKnEXnpbp";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:86:"http://www.dailymail.co.id/saat-ibu-merasa-depresi-si-kecil-juga-ikut-merasakannya-lho";}s:9:"_sf2_meta";a:3:{s:1:"u";i:1537322252;s:1:"c";i:1537322252;s:1:"l";s:1:"0";}s:5:"flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', true) in FileSessionHandler.php line 71
  5. at FileSessionHandler->write('1d5a65b0a1f8eed8e3a56e7deb43f79d518259d7', 'a:4:{s:6:"_token";s:40:"M96i0lRdbLmGkSTcZz6hHcS0K183k8XIKnEXnpbp";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:86:"http://www.dailymail.co.id/saat-ibu-merasa-depresi-si-kecil-juga-ikut-merasakannya-lho";}s:9:"_sf2_meta";a:3:{s:1:"u";i:1537322252;s:1:"c";i:1537322252;s:1:"l";s:1:"0";}s:5:"flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}') in Store.php line 262
  6. at Store->save() in StartSession.php line 88
  7. at StartSession->terminate(object(Request), object(Response)) in Kernel.php line 145
  8. at Kernel->terminate(object(Request), object(Response)) in index.php line 60