Rumah Dinas Gubernur Dibuka untuk Umum, Warga Bisa Curhat ke Kang Emil

Nasional

Berita / Nasional 554 Views comments

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggulirkan program baru yakni Temu Pimpinan untuk Aspirasi Masyarakat (Tepas) di rumah dinas gubernur, Gedung Pakuan, Bandung. Kegiatan tersebut sebagai wadah untuk menampung aspirasi warga Jawa Barat dalam hal apapun.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, bahwa pihaknya memiliki cara baru untuk bisa menampung aspirasi warganya. Baik dari segi pendidikan, kebencanaan, dan hal lainnya yang perlu didiskusikan.

"Alhamdulillah ada sebuah tradisi baru sebagaimana masalah rakyat ini bisa kami dengar langsung dengan bentuk bertemu di rumah dinas gubernur," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (14/2).

Pemimpin yang akrab disapa Kang Emil ini menyebutkan, ada tiga cara strategi Pemprov Jawa Barat dalam menampung aspirasi warganya secara langsung. Yakni kerja mingguan ke daerah, mengundang warga ke rumah gubernur, dan dengan cara digital.

"Tolong disampaikan bahwa kita dekat dengan rakyat dan memahami aspirasi dengan tiga cara itu," jelasnya.

Namun menurutnya, karena pertemuan di gedung Pakuan terbatas oleh waktu sedangkan jumlah masyarakat banyak, maka pertemuan harus pilah jadi tematik. Yakni dengan tema kebencanaan semisal formasi dari Cisolok, rumah hancur, banjir, dan lainnya. Sebagian nanti ditampung secara langsung kemudian akan di-comply with up.

Kang Emil menyebutkan pintu pertolongan itu banyak, tidak hanya pada pihak pemerintah yakni Baznas namun juga orang orang baik yang terhimpun di komunitas. Namun agar mudah informasi yang bergerak dibentuk dengan adanya Jabar Fast Response biar lebih responsif.

"Siapa yang menolong nanti diatur. Inilah konsep negera hadir lebih dekat dengan rakyat. Sehingga Jawa Barat 'reugreug' bahwa betul provinsi yang banyak bencana tapi kita sudah bersiap menjadikan lebih baik lagi," pungkasnya.

Dalam Tepas di Gedung Pakuan, Kamis (14/2), berkumpul orang-orang yang terdiri dari pemimpin dari jenjang bawah hingga atas dari beberapa wilayah yang terdampak bencana. Bahkan ada warga yang ikut curhat bahwa rumahnya rusak karena bencana longsor dan kebakaran. Sebagian sudah mendapat bantuan dan lainnya sedang menunggu proses.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Siti Fatonah

Comments