Polda Jatim Kirim Surat Panggilan Kasus Dugaan Prostitusi Online, 2 Model Respons

Nasional

Berita / Nasional 19 Views comments

Tersandungnya FG dan RF kasus dugaan prostitusi on-line, Yayasan Puteri Indonesia pun mengklarifikasi mengenai standing yang disandang oleh keduanya. 

Melalui pernyataan resminya, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menegaskan FG dan ML sudah bukan bagian dari Puteri Indonesia lagi. Sejak 2018 lalu, FG sudah dipecat oleh YPI. Ia diberhentikan dengan tidak hormat karena melanggar peraturan Yayasan Puteri Indonesia.

"Finalis Kalimantan Utara 2017, Fatya Ginanjarsari telah dipecat pada tahun 2018 lalu karena melanggar kontrak finalis PI yaitu mengikuti ajang internasional tanpa mendapatkan izin dari YPI, dan tidak diperkenankan menggunakan atribut finalis Puteri Indonesia untuk kepentingan apapun," ujar Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, Mega Angkasa dalam keterangan rilisnya, Sabtu (12/1/2019).

Sementara untuk finalis Puteri Indonesia ML yang juga diduga terlibat kasus prostitusi on-line, YPI menyatakan bahwa saat ini statusnya sudah habis kontrak.

"Finalis Jambi 2016, Maulia Lestari telah berakhir masa kontraknya bulan Maret 2018 lalu, dan mulai hari ini BUKAN merupakan bagian dari keluarga besar YPI, dan selanjutnya tidak diperkenankan untuk menggunakan atribut PI untuk kepentingan apapun," tulis Mega Angkasa.

Comments