Pidato Kebangsaan, Prabowo Tidak Singgung Mundur Pilpres 2019

Nasional

Berita / Nasional 28 Views comments

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan di Gedung JCC, Jakarta pada Senin malam (14/1/2019). Dalam pidatonya tersebut, dia tidak menyinggung mengenai kemungkinan mundur Pilpres 2019. 

Pernyataan kemungkinan Prabowo mundur dari pemilu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso saat safari politik di Malang, Jawa Timur, Minggu 13 Januari 2019. 

Menurut pensiunan jenderal TNI ini, nantinya hal senada akan diutarakan langsung oleh Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan di JCC, Senayan, Jakarta, Senin malam.

"Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kebangsaan. Memang supaya tidak terkejut barangkali, kalau tetap nanti disampaikan Prabowo Subianto, pernyataan terakhir Prabowo Subianto adalah kalau memang potensi kecurangan itu tidak bisa dihindarkan, maka Prabowo Subianto akan mengundurkan diri," kata Djoko di Malang, Minggu 13 Januari 2019.

Pernyataan Djoko tersebut tidak terbukti. Prabowo tidak menyampaikan kemungkinan mundur karena ada potensi kecurangan pemilu. 

Dalam pemaparannya di pidato, Prabowo membeberkan tentang lima hal yang menjadi fokus pihaknya untuk membenahi persoalan bangsa ke depan.

Menurut mantan Danjen Kopassus ini, hal yang pertama adalah mewujudkan ekonomi yang mengutamakan kepentingan rakyat. Sistem ekonomi itu, kata dia, hendaknya untuk kesejahteraan rakyat.

"Ekonomi untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi," kata Prabowo, Senin malam (14/1/2019).

Fokus kedua, lanjut dia, peningkatan kualitas hidup dan kesejahteran sosial. Kemudian ketiga, pihaknya akan memastikan dan meyakinkan bahwa keadilan dan hukum serta demokrasi dijalankan sebaik-baiknya.

"Menjamin demokrasi itu kami akan menjamin semua hak-hak yang dijamin dalam UUD kita, terutama kemerdekaan berserikat dan mengeluarkan berpendapat serta kebebasan pers. Kita akan menerima kritik sebagai pengendalian diri agar tidak salah jalan," ujar Prabowo.

Sedangkan fokus keempat, ujar Prabowo, akan menjadikan Indonesia sebagai rumah aman, nyaman, dan berdaulat bagi sluruh rakyatnya. Hal ini dengan memastikan TNI menjadi angkatan pertahanan yang kuat dan dihormati dunia lain.

"Fokus 5 yaitu penguatan karakter dan kepribadian bangsa," ujar dia.

Prabowo menegaskan, ini penting untuk menjadikan watak dan kepribadian Indoensia menang. Agar sebuah bangsa merdeka berdaulat harus melalui nation constructing dan caracter constructing.

Comments