Pesan 8 Kepala Daerah: Gugatan Pemilu Diserahkan Sesuai Hukum yang Berlaku

Nasional

Berita / Nasional 114 Views comments

Liputan6.com, Bogor - Delapan kepala daerah dan dua tokoh politik berkumpul di Museum Kepresidenan Balai Kirti, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/5/2019). Acara digagas oleh Walikota Bogor Bima Arya.

Kepala daerah yang hadir antara lain Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Selain itu ada pula Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Direktur Eksekutif The Wahid Institute Yenny Zanuba Wahid.

Bima pun menyampaikan sejumlah poin-point yang dibahas dalam pertemuan itu. Pada intinya, mereka menyerukan pesan perdamaian.

Dia mengatakan, para tokoh ingin membangun Indonesia dengan mengedepankan kebersamaan dan perdamaian. Kemudian, mengedukasi rakyat Indonesia agar siap berdemokrasi secara sehat.

"Kita ingin membangun gagasan sama ke depan yaitu fokus kepada gagasan-gagasan kebangsaan, fokus kepada nation building," ucap Bima, Rabu (15/5/2019).

Dalam diskusi, para kepala daerah juga membicarakan kondisi Tanah Air pasca pemiu 2019. Menurut dia, para tokoh sepakat mengokohkan kebersamaan. Juga meninimalisir ruang-ruang terjadinya perpecahan.

Ia meminta, kalau pun ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu, sebaiknya mengambil jalur yang sesuai dengan konstitusi.

"22 Mei nanti kita hormati sebagai keputusan dalam konteks konstitusi. Kalau ada gugatan kita melihat harus diserahkan kepada proses hukum yang berlaku sesuai dengan hukum positif dan konstitusi di Indonesia," ucap Bima.

Comments