Pertemuan Jokowi-Pabowo Tingkatkan Kepercayaan Investor

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta – Pertemuan yang terjadi antara Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) di Stasiun MRT Lebak Bulus dan dilanjutkan dengan makan si FX Senayan Sabtu kemarin dinilai membawa angin segar bagi makro ekonomi. Hal itu dikatakan akan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kondisi stabilitas ekonomi dan politik Indonesia.

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menyebutkan, setelah pertemuan tersebut diharapkan akan terjadi rekonsiliasi yang menguntungkan. Terutama setelah pihak oposisi dipastikan akan berkurang dan merapat pada kubu pemerintah.

Muat Lebih

“Memang harapannya terjadi rekonsiliasi dan rekonsiliasi ini bisa mendorong stabilitas politik dan kita melihat dari sisi parlemen misalnya sekarang yang menyatakan oposisi hanya PKS dan Gerindra kemarin sudah semacam rekonsiliasi, artinya untuk komposisi dia menjadi berkurang kemudian dari sisi PAN dan Demokrat kemungkinan akan bergabung pada kabinet Jokowi yang periode kedua,” kata dia saat dihubungi Dailymail.co.id, Minggu (14/7/2019).

Dengan demikian, menurutnya pemerintah dapat menjadi lebih fokus untuk menjalankan tugas-tugasnya. Terutama meningkatkan kinerja di beberapa sektor yang masih perlu penguatan seperti ekspor dan investasi.

“Ini menjadi sentimen yang positif sebenarnya bagi stabilitas makroekonomi jadi pemerintah bisa lebih fokus untuk mendorong kinerja – kinerja yang jangka menengah seperti menggenjot ekspor, menarik lebih banyak invetasi dan menurunkan defisit transaksi berjalan dan stabilitas Rupiah, pasar juga,” tutupnya.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Dailymail.co.id

2 dari 3 halaman

Sri Mulyani Lega Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo, Mengapa?

Keakraban Jokowi dan Prabowo Saat Bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus
Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi (kiri) memberi keterangan didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Jokowi berharap masyarakat dapat semakin bersatu usai dirinya dan Prabowo bertemu. (Dailymail.co.id/JohanTallo)

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat bicara terkait pertemuan antara Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) di Stasiun MRT Sabtu kemarin. Menurutnya hal tersebut merupakan sinyal positif proses politik di Indonesia.

“Ya kita senang bahwa proses politik mulai demokrasi pemilu presiden legislatif maupun di daerah sudah selesai dengan baik dan hasilkan hasil yang dihormati oleh semua,” kata dia saat ditemui dalam acara Dies Natalis PKN STAN, Tangerang, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, seorang pemimpin negara memang sudah seharusnya menunjukkan hal tersebut kepada masyarakat. “Pimpinan negara miliki tanggung jawab untuk tunjukan ke masyarakat, kita merasa lega dan senang ini terjadi apa yang disebut pertemuan di dalam simbol bahwa proses politik berjalan dengan baik dan hasil yang dihormati bersama,” ujar Sri Mulyani.

Dia melanjutkan, hal tersebut juga menandakan meski ada persaingan dan kompetisi namun persatuan tetap yang utama. Sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi seluruh warga negara.

“Dan yang berkompetisi sekarang juga lakukan langkah untuk menunjukan ke seluruh bangsa Indonesia bahwa kita bersatu meski pernah berkompetisi,” jelas Sri Mulyani.

Dia juga berharap hal tersebut merupakan salah satu contoh sikap negarawan yang dapat dicontoh oleh generasi muda khususnya para mahasiswa.

“Itu refleksi sangat baik terutama untuk mahasiswa dan generasi muda adalah suatu wajah dan pelajaran kenegaraan yang bisa dilihat dann dipelajari,” tutupnya.

3 dari 3 halaman

Dailymail.co.id | Daily Mail Online

Prabowo Subianto mengatakan dirinya siap membantu Joko Widodo mengatasi masalah Indonesia jika diperlukan.

Pos terkait