Penyebab Kerusuhan Lapas Langkat Versi Ditjen PAS

Nasional

Berita / Nasional 51 Views comments

Liputan6.com, Langkat - Kerusuhan terjadi di Lapas Langkat, Sumatera Utara, Kamis (16/5/2019), beberapa bangunan dan kendaraan hangus dibakar. Direktur Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, kerusuhan dipicu petugas lapas menemukan narkoba jenis sabu yang dimiliki Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

Dalam keterangan resmi diperoleh Liputan6.com, Jumat (17/5/2019), Utami mengungkapkan, kerusuhan mulai terjadi saat polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap WBP yang terlibat peredaran narkoba. Ditambah lagi jumlah petugas yang sangat tidak seimbang dengan jumlah penghuni lapas.

"Hal itulah diduga memprovokasi sejumlah WBP lainnya untuk melakukan perlawanan yang berujung pada pemberontakan. Hingga menjebol pintu Lapas Langkat. Penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman lagi," kata Utami.

Sementara jumlah pasti WBP usai kerusuhan masih diinventarisir. Meski begitu, napi yang melarikan diri sudah dilakukan pengejaran. Saat kerusuhan terjadi, jumlah penghuni Lapas Langkat berdasarkan Sitem Knowledge Pemasyarakatan berjumlah 1.635 orang dari kapasitas seharusnya untuk 915 orang saja.

"Kita sudah koordinasikan dengan TNI juga kepolisian untuk melakukan pengejaran. Juga dilakukan oleh jajaran petugas Pemasyarakatan wilayah Sumatera Utara," terangnya.

Utami menyebut, Lapas Narkotika Kelas III Langkat kini sudah kembali kondusif berkat bantuan pengamanan TNI-Kepolisian. Warga binaan yang sempat berada di luar Lapas, saat ini telah kembali ke kamar hunian masing-masing.

"Jumlah warga binaan yang telah kembali ke kamar hunian, dipastikan setelah dilakukaan penghitungan secara cermat," sebutnya.

Dirjen Pemasyarakatan itu juga sudah mendengar keluhan warga binaan Lapas Langkat melalui video call telepon selulernya. Semisal, WBP berharap Kepala Lapas Narkotika Langkat diganti dan menghukum petugas lapas yang melanggar aturan.

"Kalian tenang, saya akan datang ke sana. Saya akan mendengarkan keluhan kalian. Saya minta kalian tenang, tertib, dan kembali ke blok masing-masing," kata Utami kepada WBP.

Comments