Pengacara di Kasus Lama Jung Joon Young Diketahui Bohong Soal Ponsel

Lifestyle

Nonton Film / Lifestyle 54 Views comments

JawaPos.com - Kasus Jung Joon Younger yang terjadi tahun 2016 karena merekam hubungan seksual dengan kekasihnya secara diam-diam kembali diperbincangkan. Dari pemberitaan SBS eight O'Clock Information pada Kamis (14/three), diketahui bahwa pengacara Jung Joon Younger berbohong terkait hal itu.

Melansir Koreaboo, dalam laporan tersebut, sebut saja Mr. A, salah satu dari anggota grup chat mengirimkan screenshot percakapannya dengan pengacara tentang merekam video seks secara ilegal. Ia meminta saran dari pengacara setelah kasus hukum Jung Joon Younger terungkap pada Agustus 2016. Mr. A tampaknya khawatir dengan apa yang terjadi jika percakapan mereka bocor saat investigasi Jung Joon Younger di polisi dilakukan.

Saat itu, pengacara menyatakan bahwa kasus yang dialami Jung Joon Younger adalah kasus kamera tersembunyi yang disebarkan. Ia pun menyampaikan bahwa mereka (member di grup chat) akan berada dalam masalah besar. Oleh karena itu, ia menyarankan mereka agar tidak menyerahkan ponselnya ke polisi.

Member grup chat pun mendiskusikan apa yang harus mereka lakukan.

"Bahkan jika kita menghapus videonya, polisi bisa mengambalikannya," ujar salah satu member.

"Akan terlihat aneh jika dia memakai ponsel baru," ujar yang lainnya.

"Agensi bilang, mereka akan mengurusnya," kata Jung Joon Younger.

Setelah Jung Joon Younger dituntut oleh mantan kekasihnya itu, ia pun memutuskan untuk memberikan ponselnya itu ke sebuah perusahaan digital forensik swasta. Ia melapor kepada polisi dua hari kemudian dan mengklaim bahwa ia tidak bisa memberikan ponselnya kepada polisi karena hilang.

Saat itu, polisi menyatakan melalui pengacara bahwa ponselnya ditemukan tetapi berada di perusahaan digital forensik. Akibatnya, polisi pun menyelidiki kasusnya itu tanpa mengamankan ponselnya dan mengirim kasus ke kejaksaan four hari kemudian.

Selain itu, polisi menghubungi perusahaan digital forensik itu meminta mereka membuat dokumen yang menyatakan bahwa pemulihan knowledge di ponsel itu tidak bisa dilakukan. Namun perusahaan itu menolak.

Jaksa penuntut pun kemudian menerima ponsel Jung Joon Younger itu tetapi mereka tidak dapat menemukan bukti video ilegal yang disebarkan sehingga ia pun dibebaskan. Tiga bulan setelah kasus itu, Jung Joon Younger pun kembali tampil di beberapa siaran televisi Korea hingga akhirnya ia dinyatakan berkasus kembali saat ini dengan hal yang sama.

Comments