VIDEO: Pupuk Subsidi Langka di Bojonegoro Saat Masuki Masa Tanam Padi

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta – Memasuki musim tanam padi, para petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur direpotkan langkanya stok pupuk bersubsidi di pasaran.

Untuk mendapatkan satu karung pupuk, mereka harus rela antre lama di sejumlah kios resmi penjual pupuk. Namun, itu pun tak menjamin semua petani kebagian pupuk.

Antrean panjang petani ini terjadi di kios resmi penjual pupuk, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro. Mengetahui ada kiriman pupuk bersubsidi datang, sejumlah petani berdatangan.

Mereka berburu mendapatkan pupuk bersubsidi, jenis Urea, Phonska, ZA, Petroganik, dan SP-36, yang saat ini dibutuhkan memupuk benih padi yang baru ditabur.

Namun sayang, meski mengantre sejak pagi, stok pupuk yang tersedia di kios ini, hanya Phonska dan Urea dengan jumlah terbatas, sehingga tak mencukupi untuk kebutuhan semua petani.

Harga pupuk bersubsidi di tingkat petani, dijual seharga Rp 100 ribu per karung untuk jenis Urea, dan Rp 120 ribu per karung untuk jenis Phonska dan SP-36.

Sedangkan pupuk non-subsidi di pasaran, harganya mencapai 2 hingga 3 kali lipat lebih mahal, dari harga pupuk bersubsidi yang dijual resmi.

Petani berharap pemerintah segera memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani saat musim tanam ini. Demikian dilansir pada Liputan6, 23 November 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan