6 Ciri-ciri Wajah Rusak Akibat Merkuri pada Kosmetik, Waspadai

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta Kosmetik atau produk kecantikan merupakan salah satu penunjang untuk mendapatkan penampilan yang hampir sempurna. Ada berbagai produk kecantikan, mulai lipstik hingga krim wajah banyak ditawarkan dengan berbagai kelebihannya.

Namun, enggak semua produk kosmetik tersebut aman untuk digunakan. Tingginya minat penggunaan kosmetik, membuat oknum tertentu memanfaatkannya untuk sesuatu yang merugikan.

Muat Lebih

Pada produk kosmetik dan produk kecantikan, kerap dicampurkan bahan berbahaya seperti merkuri. Biasanya, penjualan produk kecantikan tersebut kerap dibersamai dengan iming-iming cantik secara instan.

Produk kosmetik dan perawatan wajah yang mengandung merkuri begitu diminati karena memiliki hasil yang terbilang cepat. Menurut berbagai penelitian, menyebutkan bahwa merkuri adalah bahan yang paling sering dipakai dalam produk kecantikan.

Di balik keuntungan instannya tersebut, ternyata bahan kosmetik dengan merkuri perlu diwaspadai karena dapat memunculkan bahaya bagi kesehatan. Tak bisa dianggap sepele, mari mengenal ciri-ciri wajah rusak akibat merkuri pada kosmetik yang telah Dailymail.co.id rangkum dari berbagai sumber, Kamis (16/1/2020).

Mengenal tentang Merkuri pada Kosmetik

Waspada Bahaya Merkuri
Waspada Bahaya Merkuri

Merkuri juga disebut sebagai raksa (Hg), yang merupakan logam berat yang secara alami berada di alam. Hanya saja, zat ini dapat beracun bagi kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikontrol penggunaannya.

Di dalam kosmetik, merkuri terbagi dalam dua bentuk, yaitu anorganik dan organic. Merkuri anorganik digunakan dalam sabun dan krim pemutih kulit. Sementara itu, merkuri organik banyak dipakai untuk produk pembersih riasan dan maskara.

Di Indonesia sendiri, sebagian orang sudah mengidentikkan merkuri dengan produk pencerah wajah, sehingga tak sedikit yang sudah sadar akan bahayanya. Apalagi dengan adanya peringatan dari BPOM RI.

Untuk mengihindari konsumsi merkuri pada kosmetik, kamu bisa menghindari membeli produk kecantikan yang tidak memiliki daftar kandungan, tidak ada petunjuk penggunuaan dalam bahasa Inggris, dan tidak memiliki reputasi legalitas BPOM RI.

Bahaya Terkena atau Menggunakan Merkuri

Ilustrasi makeup/copyright shutterstock By The_Molostock
Ilustrasi makeup/copyright shutterstock By The_Molostock

Sebagai bahan aktif, merkuri dapat mencerahkan warna kulit dan mengurangi bintik-bintik hitam. Namun, ada sejumlah efek samping dan ini dapat berdampak serius bagi kesehatan kamu.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus betina menunjukkan bahwa merkuri dapat memengaruhi ginjal, hati, dan otak tikus tersebut. Pada laporan lain menyebutkan bahwa logam ini dapat menyebabkan gangguan kognitif, kerusakan ginjal, sakit kepala, kelelahan, tremor, depresi, dan keluhan lainnya pada penggunanya.

Kondisi lebih buruknya lagi, menurut Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, dikatakan bahwa apabila produk ini digunakan dari waktu ke waktu, merkuri dapat secara perlahan menguap ke udara.

Hal ini mengakibatkan senyawa tersebut dapat mencemari seluruh rumah dan memengaruhi anggota keluarga lainnya. Penggunaannya perlu menjadi perhatian, terlebih ada ibu hamil, bayi menyusui, dan anak-anak yang sangat rentan terhadap toksisitas merkuri.

Ciri-ciri Wajah Rusak Akibat Merkuri

Ciri-ciri Wajah Rusak karena Merkuri (Tatyana Dzemileva/Shutterstock)
Ciri-ciri Wajah Rusak karena Merkuri (Tatyana Dzemileva/Shutterstock)

Produk kosmetik seperti sabun dank rim pencerah kulit yang mengandung merkuri anorganik akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Melansir WHO yang dikutip dari Klikdokter mengatakan bahwa, efek samping samping utama dari merkuri anorganik adalah kerusakan ginjal dan masalah kuit.

Berikut ciri-ciri wajah rusak akibat merkuri pada kosmetik, seperti:

– Muncul ruam kemerahan,

– Mengalami perubahan warna kulit yang sangat cepat dan berbeda dari warna kulit dasar,

– Terbentuk jaringan parut,

– Wajah terasa gatal dan perih,

– Kulit mudah terkelupas,

– Sangat rentan terkena infeksi bakteri maupun jamur.

Kondisi tersebut membuat penderitanya merasa terganggu karena tidak menyenangkan, bahkan terlihat mengerikan. Apabila wajah kamu iritasi atau mengalami keluhan lainnya yang merupakan ciri-ciri wajah rusak akibat merkuri setelah penggunaan suatu produk kulit, maka segeralah berobat ke dokter kulit agar dapat ditangani dengan baik.

Ciri-ciri Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Ilustrasi kosmetik/produk makeup. (Foto: Shutterstock.com/mis.uma)
Ilustrasi kosmetik/produk makeup. (Foto: Shutterstock.com/mis.uma)

– Tidak memiliki label BPOM,

– Kerap memberikan efek yang sangat cepat, khususnya pada produk anti-aging dan krim pemutih,

– Memiliki warna abu-abu atau krem,

– Pada petunjuk penggunaannya, tertulis untuk menghindari kontak dengan perak, emas, karet, alumunium, dan perhiasan,

– Mengeluarkan aroma yang relatif menyengat.

Ciri-ciri kosmetik mengandung merkuri tersebut tidak sepenuhnya pasti. Hal ini dikarenakan merkuri merupakan senyawa yang dapat larut dengan mudah pada banyak bahan dasar kosmetik.

Untuk itu, mendeteksi merkuri dalam produk kecantikan atau perawatan kulit dengan kasat mata atau mata telangjang cukup sulit untuk dilakukan.

Pos terkait