Misteri Secarik Kertas Aman Abdurrahman Usai Dituntut Mati, Apa Isinya?

Koran Online

Daily News / Koran Online 34 Views comments

Liputan6.com, Jakarta - Terdakwa kasus sejumlah aksi terorisme Aman Abdurrahman alias Oman Rochman tampak santai saat mendengar jaksa penuntut umum (JPU) menuntut majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman mati kepadanya. Menurut jaksa, tidak ada hal yang meringankan hukuman bagi Aman.

Usai mendengar tuntutan, Aman meminta izin pada hakim untuk berdiskusi dengan kuasa hukumnya terkait pembelaan. Dia berdiri dari kursinya dan menghampiri pengacaranya. Keduanya berdiskusi sambil berbisik.

Aman Abdurrahman lalu mengeluarkan kertas dari saku baju gamis coklat yang dikenakannya. Kertas itu diserahkan pada pengacaranya.

Usai sidang, pengacara Asludin Hatjani mengaku belum membaca seluruhnya isi dalam kertas itu. Dia hanya mengatakan bahwa isi dari kertas itu terkait dengan persidangan kasus yang menjerat kliennya.

"Itu masalah-masalah persidangan," ujar Asludin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).

Dia mengatakan, kertas itu berisi permintaan dari Aman untuk dimasukkan dalam nota pembelaan. "Itu yang diminta dimasukan dalam pembelaan nantinya. Inti-inti pembelaan," tegas dia.

Disinggung soal poin-poin dalam kertas itu dan keberatan Aman Abdurrahman, Asludin mengaku belum mempelajari. "Saya belum lihat. Kan enggak sempat baca tadi," singkat dia.

Comments