Menko Luhut Optimistis Pemerintah Bisa Terapkan B100

Nasional

Berita / Nasional 22 Views comments

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meluncurkan uji coba penggunaan biofuel 100 persen CPO (B100). Penggunaan bahan bakar nabati (BBN) ini diyakini bisa menekan impor BBM dan menghemat devisa.

Amran mengungkapkan selama ini Indonesia mengimpor photo voltaic sebesar 16 juta ton. Sedangkan dari program B20 baru mencapai 6 juta ton.

"Untuk kebutuhan photo voltaic, impor 16 juta ton, 6 juta dari B20. Kita akan penuhi kebutuhan dalam negeri 20 juta ton," ujar dia di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (15/four/2019).

Dengan 100 persen menggunakan CPO, maka bisa menekan impor photo voltaic dan menghemat devisa hingga mencapai Rp 150 triliun.

"Nantinya secara bertahap selama 2 tahun terakhir impor kita berkurang karena menggunakan 6 juta ton CPO yaitu sehingga kita sudah selamatkan devisa. Selanjutnya nanti bisa saja 16 juta ton semuanya kita subsitusi dari photo voltaic menjadi CPO, yang kita lakukan sekarang namanya b100. ‎Nanti bisa hemat devisa negara Rp 150 triliun," lanjut dia.

Selain itu, dengan penggunaan B100, juga akan meningkatkan penyerapan CPO di dalam negeri. Sehingga akan meningkatkan harga CPO dan pada ujungnya membuat petani lebih sejahtera.

"Secara tidak langsung langsung kita tingkatkan pendapatan petani kita, menjamin kesejahteraan mereka. Karena produksi sawit CPO 46 juta, CPO kita ekspor 34 juta. Jadi hemat devisa, tingkat kesejahterakan petani, hemat enegi fosil, dampak ke lingkungan juga baik karena tidak ada asap," tandas dia.

Comments