Media Berharap MPR Beri Kesejukan Kepada Masyarakat

Nasional

Berita / Nasional 21 Views comments

Liputan6.com, Jakarta Biro Humas MPR menggelar media professional meeting untuk mendapatkan masukan dari kalangan awak media bagi evaluasi pemberitaan publikasi kegiatan MPR. Media Professional Assembly diikuti sebanyak 33 media baik cetak, online, dan elektronik (TV dan radio) berlangsung di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat petang (9/11/2018).

Pertemuan Biro Humas dan awak media ini dihadiri Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan dan Layanan Informasi Jaya dan Kasubag Pemberitaan Budi Muliawan. Setiap awak media diberikan kesempatan berbicara untuk memberi usulan dan masukan bagi pelayanan pemberitaan MPR yang lebih baik.

"Pertemuan ini untuk berdiskusi dan kita ingin mendapatkan masukan. Kita perlu masukan dari media karena media adalah associate MPR. Ini untuk kemajuan MPR dan juga media," tutur Siti Fauziah.

Dari diskusi dan masukan media, sebagian besar awak media mengharapkan peran MPR di tengah kondisi masyarakat yang saat ini seolah-olah terbelah jelang kontestasi politik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Ini bisa dilakukan dengan pernyataan-pernyataan pimpinan MPR yang menyejukan dan memperkuat persatuan.

Para awak media berpendapat bahwa situasi masyarakat saat ini menjadi momentum bagi MPR mengimplementasikan Empat Pilar MPR dengan menyampaikan nilai-nilai Empat Pilar yang menyejukan dan mempersatukan masyarakat.

"Pimpinan MPR bisa ikut meredakan suasana panas menjelang Pemilu dan Pilpres. Masyarakat saat ini sudah terbelah," ujar salah satu peserta.

Peserta media skilled lainnya juga berpendapat masyarakat saat ini sudah terkotak-kotak dan terbelah. Dalam situasi ini MPR bisa tampil dengan pernyataan persatuan dan berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

Masukan lainnya adalah harapan kepada MPR untuk menyasar kalangan milenial dalam sosialisasi Empat Pilar MPR. Banyak milenial yang belum banyak mengetahui tentang Empat Pilar MPR dan kondisi negara saat ini.

Kalangan milenial ini sangat aktif di media sosial. Karena itu peserta media skilled meminta MPR untuk menggarap secara serius media sosial seperti fb, twitter, instragram, youtube. Pesan Empat Pilar bisa disiasati melalui plarform media sosial.

Media sosial menjadi wahana yang tepat bagi MPR untuk mensosialisasikan Empat Pilar yang disesuaikan dengan kalangan milenial. Penyampaian pesan Empat Pilar melalui media sosial itu dikemas dengan bahasa kekinian atau milenial.

Penggunaan media sosial dengan bahasa kekinian dan milenial membuat sosialisasi Empat Pilar lebih efektif.

Comments