Lebih Santai Urusan Jodoh, Thomas Djorghi Pilih Lakukan Ini di Usia 50 Tahun

, Lebih Santai Urusan Jodoh, Thomas Djorghi Pilih Lakukan Ini di Usia 50 Tahun, Dailymail.co.id | Daily Mail Online
Rate this post

Dailymail.co.id, Jakarta Rabu 12 Juni 2019 kemarin, Thomas Djorghi genap berusia 50 tahun. Pada pertambahan usianya kali iniia rayakan bersama sejumlah teman dan sahabatnya. Digelar cukup mewah dan meriah, semalam terlihat beberapa artis lain turut hadir dalam pesta ulang tahun Thomas.

Di usianya yang sudah tak muda lagi, ternyata Thomas mengaku tak merasa berumur 50 tahun. "Berarti udah tua banget ya, udah berumur banget nih. Tapi belum berasa, kaya orang abis operasi baru siuman gitu ya. Kok ngga sakit ya, nanti berasanya. Merasa tua atau 50 tahunnya nanti mungkin ya," ujarnya ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (12/6) malam.

  • 30 Kata-Kata Mutiara Islami Menyejukkan Hati, Bisa Menginspirasi
  • Anak Lebih Keren, Ringgo Agus Rahman Akui Kalah Jantan
  • Usai Lebaran Berat Badan Naik, Masayu Anastasia Bakal Diet Ketat?

Bicara soal jodoh, nyatanya kakak Sultan Djorghi ini masih nyaman dengan kesendiriannya. "Mancing-mancing ya, hahaha mungkin ya. Soalnya saya nggak terlalu mencari ya. Saya nyaman sama keadaan saya sekarang ini," ungkapnya.

Masih berusaha memenuhi keinginannya untuk bisa keliling dunia pun menjadi salah satu alasan mengapa ia masih melajang hingga kini. "Banyak temen, sahabat, keluarga dekat ke mana pun saya melangkah. Dan saya ingin mewujudkan rencana saya, pingin ke luar negeri keliling dunia. Itu yang pengin dipenuhi. Jadi lagi nyicil negara sih biar tercapai semua," ceritanya.

Menurutnya, di usia 50 ia ingin menikmati hidup. Thomas pun sudah punya rencana untuk melancong ke luar negeri. "Umur 50 ngapain lagi sih, nikmatin hidup kan ya mumpung masih bisa. Mau coba ke nepal kayaknya seru banget mungkin ke depannya mau ke nepal sama korea karena belum pernah ke sana," imbuhnya.

Pria yang mengawali kariernya sebagai model di salah satu majalah ini menegaskan bisa pasangan bukan prioritas utama baginya. "Kalau buat saya belahan jiwa itu bukan segalanya buat saya. Prioritas utama saya itu gimana caranya saya happy, saya bersyukur," terangnya.

Meski begitu, Thomas mengaku pernah merasa mati gaya saat teman-temannya disibukkan dengan keluarga mereka masing-masing. "Bener-bener, ada sih mati gaya, temen-temen kan punya kesibukan, keluarga. Saya ngapain lagi ya? Saya lempar ke olahraga," katanya.

"Di rumah krik-krik sendiri, terbang ke luar negeri, menikmati hidup kayak gitu kan saya punya properti di Bali jadi kalau bosen (di) Jakarta yaudah ke Bali deh gitu," sambungnya.

Nampaknya Thomas memang tidak pernah ambil pusing soal kesendiriannya ini. "Jadi nggak dipusingin kenapa aku sendirian ya? Kenapa gini ya? Haduh ngapain. Ada dana dan tenaga ya berangkat," ujarnya. (Louvina Gita/Kapanlagi.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan