Cara Menulis Surat Pengunduran Diri yang Efektif

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta – Bagi sebagian orang untuk membuat keputusan mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hal yang sulit. Berbagai perasaan akan muncul ketika memutuskan untuk mengundurkan diri. Bisa menyesal, senang, atau yang lain.

Apapun itu, dalam mengundurkan diri membutuhkan surat pengunduran diri yang jelas dan efektif sehingga tetap menunjukkan diri Anda seorang yang profesional.

Muat Lebih

Dengan surat yang efektif maka pengunduran diri Anda tidak mengganggu prospek karier ke depan.

Surat pengunduran diri seharusnya sederhana dan harus mencakup komponen-komponen utama dan jelas serta rasa terima kasih.

Berikut cara membuat surat pengunduran diri yang efektif dan dapat dibuat hanya dua atau tiga paragraf berdasarkan Forbes, Jumat (13/9/2019):

1. Jelas

Hindari ambiguitas tentang niat Anda dalam pengunduran diri ini. Hindari surat pengunduran diri yang tampak seperti tawar menawar untuk mendapatkan kenaikan gaji atau pangkat.

Paragraf pembuka harus ditulis seperti ini, misalnya “Saya mengirimkan surat ini, untuk memberi tahu bahwa saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai (isi dengan pangkat Anda) di (isi dengan nama perusahaan atau organisasi)”. Sertakan juga tujuan Anda dengan jelas.

2. Pemberitahuan awal

Ilustrasi mengetik surat (sumber:Pixabay)

Ini adalah tips yang standar yaitu berikan pemberitahuan pengunduran dir tersebut dari jauh-jauh hari setidaknya dua minggu sebelum. Tetapi jika Anda adalah senior di perusahaan, maka sebaiknya beritakan sebulan sebelum atau lebih.

Sehingga tidak ada proyek baru yang harus Anda pegang ketika Anda sudah mau mengundurkan diri. Di dalam surat, masukkan tanggal kerja terakhir Anda di akhir paragraf.

3. Berikan dukungan

Untuk melakukan ini, masukkan di dalam paragraf berupa pernyataan dengan menunjukkan bahwa Anda menawarkan bantuan untuk memastikan pekerjaan yang sedang berlangsung dan proyek akan berhasil.

Sehingga Anda tidak meninggalkan begitu saja pekerjaan dan orang-orang yang ada di dalam. Dengan dukungan tersebut, Anda akan membuat orang-orang di dalam menjadi tenang ketika Anda akan meninggalkan perusahaan.

4. Tunjukkan rasa terima kasih

Ilustrasi Terima Kasih (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Tunjukkan rasa terima kasih Anda sekalipun Anda tidak menyukai atasan Anda. Tunjukkan rasa terima kash juga walaupun Anda didorong keluar. Ingat bahwa surat pengunduran diri Anda termasuk ke dalam catatan pekerjaan Anda karena Anda pasti menginginkan catatan bahwa Anda bermartabat dan profesional.

Paragraf terakhir diisi dengan ucapan terima kasih karena sudah diberikan kesempatan dalam banyak hal. Temukan hal yang dapat disyukuri dai akhir surat Anda seperti nyatakan terima kasih atas kesempatan untu bertumbuh, belajar dan kesempatan-kesempatan lainnya yang mungkin tidak Anda dapatkan jika di tempat lain.

5. Ringkas

Surat pengunduran diri biasanya hanya beberapa paragraf. Kurangkan informasi-informasi tambahan seperti informasi pekerjaan. Selain itu hilangkan komponen yang tidak penting yang tidak mendukung surat Anda. Jika Anda ingin memasukkan alasan mengapa Anda mengundurkan diri, lebih baik pikirkan dua kali.

Jika memang Anda ingin benar-benar mengatakan itu, tidak perlu di dalam surat. Ceritakan saja langsung kepada kolega Anda di kantor yang Anda percayai.

Reporter: Chrismonica

Pos terkait

Tinggalkan Balasan