BNI Syariah Siapkan Belanja Modal Rp 135 Miliar pada 2019

Nasional

Berita / Nasional 18 Views comments

Sebelumnya, empat financial institution Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau yang dikenal dengan Himbara (Himpunan Financial institution Milik Negara) akan segera meluncurkan platform pembayaran berbasis Fast Response code (QR Code) yang ditargetkan rilis pada Maret 2019.

Anggota Himbara tersebut ialah terdiri dari PT Financial institution Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Financial institution Mandiri Tbk (Mandiri), PT Financial institution Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Financial institution Tabungan Negara Tbk (BTN).

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto menuturkan, anak usaha BNI ini akan ikut masuk pada platform pembayaran berbasis QR Code tersebut. Adapun platform ini nantinya akan disebut dengan LinkAja. 

"Jadi begini, dalam persaingan digital banking saat ini, bank-bank sudah berhadapan dengan (ovo) maupun (gopay) sehingga beberapa financial institution bumn bergabung membangun satu aplikasi bersama. Jadi berikutnya financial institution syariah anak bumn bakal masuk ke sana atau yang dikenal dengan LinkAja," ujar dia di Gedung BNI Syariah, Jakarta Selatan, Kamis 14 Februari 2019.

Kendati begitu, mekanisme lebih jauh bagaimana BNI Syariah ini masuk pada pembayaran LinkAja belum dapat ia jelaskan lebih dalam.

"Bentuknya sendiri lebih tepatnya agar ditanyakan dengan Kementerian BUMN. Karena kita sendiri kan hanya sebagai participant saja," ujarnya. Meski begitu pihaknya mengungkapkan, Perseroan dipastikan akan masuk terlibat dengan pembayaran QR Code.

"Idealnya anak BUMN syariah kalau bisa bikin digital paymentnya sendiri-sendiri tapi untuk induknya (BNI) iya tahun ini. Kalau enggak salah Maret atau April 2019. Kami masih belum (tahun ini)," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Comments