Biasanya, Kapan Ibu Hamil Mulai Merasakan Ngidam?

Halo Dokter

Kesehatan / Halo Dokter 82 Views comments

Hampir semua ibu merasakan ngidam saat hamil. Mulai dari ingin makan buah masam, sampai makanan yang tidak disukai. Fenomena ini pasti membuat para calon ibu jadi manja pada suami karena keinginannya pada makanan tertentu harus dituruti. Sebenarnya, kapan ngidam saat hamil terjadi? Apakah ngidam selalu harus dituruti? Cari jawabannya pada ulasan berikut ini.

Kenapa, sih, ibu hamil suka ngidam?

Ngidam adalah istilah untuk menggambarkan kondisi ibu hamil yang menginginkan makanan atau minuman tertentu. Kondisi ini tidak diketahui secara pasti penyebabnya, Namun, para ahli kesehatan sepakat bahwa perubahan hormon yang terjadi sangat cepat selama kehamilan adalah salah satu faktor penyebabnya.

Selain perubahan hormonal, tubuh ibu hamil bekerja ekstra untuk memproduksi lebih banyak dan lebih cepat darah kemungkinan juga berpengaruh pada ngidam saat hamil.

“Tidak ada yang tahu kenapa ibu hamil mengalami ngidam. Meski ada teori yang menjelaskan bahwa ngidam menandakan bahwa tubuh sang ibu kekurangan nutrisi tertentu saat hamil”, ungkap Andrei Rebarber, MD, Direktur Divisi Kesehatan Ibu dan Janin di NYU Medical Middle, New York, seperti dikutip dari WebMD.

Studi lain yang dipimpin oleh Valerie Duffy, PhD, dari College of Connecticut menunjukkan bahwa keinginan ibu hamil untuk makan sesuatu yang rasanya asam, manis, asin, dan pahit kemungkinan menandakan tubuh membutuhkan tambahan kalori, vitamin, natrium, dan nutrisi lainnya pada makanan. Fenomena ini mungkin pernah Anda lihat, ketika ibu hamil sangat ingin makan buah-buahan yang rasanya asam.

Kapan ngidam saat hamil ini akan terjadi?

Rata-rata ibu hamil akan merasakan ngidam di awal pada trimester pertama. Fantasi terhadap makanan tertentu ini, dapat memuncak ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua.

Untungnya, kondisi ini akan mulai membaik setelah kehamilan memasuki trimester ketiga. Jadi, ibu hamil tidak perlu khawatir karena kondisi ini hanya akan terjadi selama masa kehamilan saja.

Apakah ngidam harus selalu dituruti?

Meski hamil membuat kebutuhan nutrisi meningkat, bukan berarti ibu hamil dapat makan apa saja tanpa aturan. Malah sebaliknya, ibu hamil harus ekstra hati-hati untuk mengelola nafsu makan dan membatasi porsi makanan tertentu. Pasalnya, mengonsumsi sesuatu secara berlebihan tentu tidak akan baik untuk kesehatan ibu dan janin.

Berat badan dan tekanan darah bisa naik jika ibu hamil menuruti keinginan untuk makan makanan manis atau asin tanpa aturan. Dua kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes gestasional dan juga hipertensi.

Ngidam yang boleh dituruti adalah keinginan makan buah, sayur, dan makanan sehat lainnya. Namun, khusus untuk produk susu, ibu hamil harus memilih susu yang dipasteurisasi untuk mencegah terjadinya keracunan. Sementara untuk cokelat, es krim, atau kentang goreng oleh saja dikonsumsi namun porsinya harus dibatasi.

Yang perlu diwaspadai adalah ngidam sesuatu yang bukan makanan. Kondisi ini disebut juga dengan pica, yaitu keinginan untuk makan kotoran, sabun, atau benda lain yang bukan makanan karena berpotensi menyebabkan keracunan. Termasuk juga dengan alkohol atau obat-obatan tertentu. Bila kondisi ini terjadi pada Anda, segera periksa ke dokter.

The submit Biasanya, Kapan Ibu Hamil Mulai Merasakan Ngidam? appeared first on Hello Sehat.

Comments