Batu Ginjal Paling Banyak Diderita Pasien 60 Tahun ke Atas

Nasional

Berita / Nasional 50 Views comments

JawaPos.com - Keluhan seputar urologi atau saluran kemih banyak dialami pria pada usia diatas 50 tahun akibat ketidakseimbangan hormonal dan penurunan fungsi penguraian yang membuat ukuran kelenjar prostat terus membesar sehingga proses buang air kecil akan terganggu. Hal ini dijelaskan Dokter Spesialis Urologi, dr Juhadi Sunaryo SpU di Siloam Hospital Bogor.

"Batu ginjal adalah keluhan yang paling banyak ditemukan, yang umumnya diderita oleh pasien pada usia sekitar 60 sampai 70 tahun sekitar 30 sampai 40 persen setiap bulan," kata Juhadi, Kamis (14/three).

Batu yang berada di dalam saluran kemih ini seperti kristal yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, dan penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini bisa berada di dalam ginjal maupun di dalam kandung kemih.

Pasien yang menderita batu ginjal ada kategori ringan dan berat. "Untuk kasus batu ginjal ringan kami berikan obat sedangkan untuk kasus batu ginjal berat atau besarnya batu yang menyebabkan penyumbatan maka kami lakukan teropong atau penempatan laser dan pengobatan dengan metode ESWL."

Berbicara didepan Paguyuban Dharma Wulan mengenai infeksi saluran kemih pada usia senior, "Dengan iklim tropis di Indonesia ini maka masyarakat yang tinggal di daerah ini lebih rentan terkena batu ginjal sebab mereka lebih mudah terkena dehidrasi".

Juhadi menjelaskan secara rinci tentang penyakit batu ginjal dan prostat. Penyakit gagal ginjal di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain karena hipertensi, diabetes melitus, kelainan bawaan, dan gangguan penyumbatan saluran kemih.

Gangguan prostat merupakan penyakit yang umum dialami pria yang berusia diatas 50 tahun. Secara umum, gangguan prostat yang dapat menyerang pria yaitu Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau biasa dikenal dengan pembesaran prostat sehingga terjadi penyempitan di saluran kemih, yang lambat laun akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih.

Beberapa gejalanya adalah susah buang air kecil, aliran urin yang tersendat, merasa tidak tuntas buang air kecil, buang air kecil lebih sering di malam hari. BPH umumnya terjadi seiring bertambahnya usia karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual.

"Pada pasien BPH kami memberikan penanganan operasi TURP atau Transurethral Resection of Prostate yaitu berupa operasi pembedahan minimal invasif yang merupakan baku emas dalam penanganan penyakit prostat BPH yang berkomplikasi," ujarnya.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia

Comments