Anak Buah Blak-blakan, Irwandi Yusuf Punya Program 'Bersih-bersih'

Nasional

Berita / Nasional 69 Views comments

JawaPos.com - Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Aceh periode 2010-2013 Teuku Setia Budi hadir sebagai saksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf. Dalam kesaksiannya, Budi mengatakan Irwandi Yusuf banyak mengeluarkan program 'bersih-bersih', alias memberantas korupsi di lingkungan pemerintahannya.

"Pertama-tama beliau membentuk tim asistensi penertiban aset-aset daerah," kata Setia Budi di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (14/three).

Budi menjelaskan, awalnya banyak aset-aset dinas yang tidak terinventarisir. Salah satunya sejumlah mobil milik Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) yang diserahkan ke Pemprov Aceh pasca lembaga itu dibubarkan.

Sedianya mobil itu dibagikan kepada sejumlah dinas untuk operasional.

"Namun ternyata mobil ini tidak dicatat sebagai inventaris. Ada laporan masyarakat," ucapnya.

Temuan itu ditindaklanjuti tim asistensi tersebut dan dilaporkan ke Irwandi. Akhirnya mobil-mobil itu ditarik ke sekretariat pemda.

Selain itu, Budi menjelaskam Irwandi juga membentuk Tim Anti Korupsi Pemerintah Aceh. Tim ini berfungsi mengumpulkan aduan masyarakat atas dugaan korupsi di Aceh.

Salah satu kasus yang ditangani tim ini ialah dugaan pungli di jembatan timbang Seumadam.

"Ada pungli di timbangan Seumadam, laporkan, sampai ke beliau diambil tindakan administratif kemudian kepada yang bersangkutan," ungkapnya.

Budi pun mengatatakan bahwa Irwandi adalah kepala daerah pertama yang menerapkan match and correct check untuk penempatan pejabat di eselon 2. Match and correct check ini dilakukan oleh tim khusus yang independen.

"Dijaringlah orang-orang yang cocok jadi pejabat eselon 2 itu. Itu belum pernah ada di Indonesia sebelumnya," tandasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan

Comments