AHY Sebut Ibunda Kangen Masakan Rumah

Nasional

Berita / Nasional 524 Views comments

JawaPos.com - ‎Istri dari Presiden Indonesia ke-6, yang juga Ketua Umum Partai Demorat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di College of Hospital di Singapura lantaran sakit kanker darah yang dideritanya.

Sang suami SBY, bersama dengan dua putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono intensif menemani sang ibunda di rumah sakit.

SBY dan Ani Yudhoyono
Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mendampingi sang istri, Ani Yudhoyono di NUH Singapura (Dudi Anung for Jawa Pos)

AHY mengaku ibunda menjalani perawatan si College of Hospital pada 2 Februari 2019. Awalnya ibunda saat menemani sang ayah SBY mengeluh kelelahan dalam safari yang dijalankan dari Sumatera Utara ke Aceh.

Kemudian dilakukan pemeriksaan di RSPAD Gatot Suoebroto, yang selanjutnya dirujuk ke College of Hospital di Singapura.

"Nah dari hasil pemeriksaan tersebut ada kecurigaan ini bukan sakit biasa, bukan kelelahan. Kemudian kami komunikasi dengan tim dari kepresidenan untuk segera melakukan pemetaan lanjutan yang dirujuk adalah Nasional College of Hospital di Singapura. Karena dianggap cukup maju dalam urusan darah," ujar AHY kepada JawaPos.com, Kamis (14/2).

Dalam menjalani perawatannya, Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat ini mengaku, ibunda sudah kangen dengan suasana rumah. Terlebih rindu dengan masakan yang selalu disajikan di rumahnya.

‎"‎Iya pastinya kangen ya, sebaik-baiknya pelayanan di rumah sakit, tentu saja rindu suasana rumah, makanan rumah, makanan yang di meja makan. Saya pikir sangat wajar," katanya.

Namun, AHY mengaku wajar rasa kangen dari ibundanya ini. Baginya saat ini terus mengingatkan kepada ibunda jangan sampai tidak nafsu makan. Karena itu akan berpengaruh ke kondisi tubuh.

"Tapi yang terpenting bagi saya terus mengingatkan kepada ibu agar jangan tidak nafsu makan. Karena bagaimanapun asupan makanan dan gizi itu penting sekali untuk menjaga daya tahan ibu," ungkapnya.

"Apalagi ketika menjalani remedy masuknya obat-obat berkategori keras itu harus juga dibantu dengan asupan makan yang cukup.‎ Walaupun tentunya ada yang kurang. Tapi tentunya harus kita lewati‎. Kalau dibilang kangen ya kangen masakan rumah," tambahnya.

‎‎Sekadar informasi, dalam sebuah video Presiden ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, SBY mengungkap penyakit sang istri Ani Yudhoyono. Sejak 2 Februari lalu, Ani menjalani perawatan medis di rumah sakit di Singapura. Menurut diagnosa Ani mengidap penyakit kanker darah.

SBY memohon doa kepada semua pihak agar Allah SWT memberikan kesembuhan kepada sang istri tercinta. Dia berharap, Ani segera menjalani kegiatan sehari-hari seperti biasanya.

"Pada kesempatan ini juga saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani. Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan doa kesembuhan kepada ibu Ani yang disampaikan kepada para sahabat di Tanah Air," kata SBY.

SBY juga memohon maaf kepada semua pihak karena dirinya dan istri tak bisa menghadiri sejumlah acara yang telah diagendakan. Dia saat ini tengah fokus mendampingi Ani untuk menjalani perawatan.

"Sebagai seorang suami, saya harus mendampingi ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini, meskipun saya amat mengetahui, Ibu Ani adalah sosok yang kuat, tabah dan tegar, dalam menghadapi tantangan kehidupan," katanya.

"Termasuk ketika kami bersatu dalam suka dan duka semalam 10 tahun mengemban tugas memimpin RI. Tapi bagaimanapun saya ibu Ani dan keluarga harus bersatu dalam semangat keyakinan dan kekuatan agar semua ikhtiar untuk penyembuhan ibu Ani dengan izin dan pertolongan Allah dapat berhasil dengan baik," tambah SBY.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Gunawan Wibisono

Comments