7 CARA PEMANASAN SEBELUM MELAKUKAN OLAHRAGA

7 CARA PEMANASAN SEBELUM MELAKUKAN OLAHRAGA

Sebelum berolahraga, gerakan pemanasan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Aktivitas olahraga tanpa pemanasan seringkali menimbulkan berbagai masalah, seperti kram.

Kejang tubuh merusak berbagai jaringan tubuh dan membuat otot tegang. Hal ini disebabkan aktivitas yang dilakukan dengan giat tanpa ada persiapan dari tubuh, seperti pemanasan.

Ada beberapa metode pemanasan yang berbeda, yang terbaik adalah menggerakkan semua tubuh agar aktivitas olahraga dapat dilakukan tanpa hambatan sedikit pun.

Proses pemanasannya juga sangat mudah, dan tidak sesulit olahraga itu sendiri. Berikut berbagai manfaat pemanasan pra-latihan, termasuk:

  • Otot fleksibel
  • Denyut jantung meningkat
  • Peningkatan suhu tubuh
  • Memperbaiki sirkulasi darah
  • Mengurangi risiko cedera
  • Meningkatkan kinerja tubuh
  • Tingkatkan respirasi tubuh
  • Melengkapi fleksibilitas sendi
  • Meningkatkan metabolisme otot
  • Peningkatan konduksi impuls saraf

Berbagai keunggulan gerakan pemanasan sangat baik untuk mengatur kesiapan tubuh secara umum. Pada dasarnya, pemanasan yang tepat bisa memakan waktu hingga 15 menit.

Efek yang muncul setelah pemanasan adalah kelancaran aktivitas olahraga. Ada beberapa gerakan pemanasan sebelum latihan yang bisa Anda lakukan:

1. Putar Kepala

Gerakan ini sangat mudah, cukup gerakkan leher searah jarum jam selama 8 detik. Kemudian lakukan dengan arah berlawanan, hitung 8 detik. Kepala akan merespons dengan meningkatkan fungsi otak, detak jantung, dan pengambilan oksigen untuk membantu kinerja aktivitas olahraga ekstrem.

2. Putar Bagian Pinggang

Ibarat memutar kepala, bagian-bagiannya kali ini hanya berbeda pada bagian tubuh. Kencangkan kaki ke arah bahu, lalu putar searah jarum jam selama 8 detik. Begitu juga pada arah yang berlawanan dengan waktu penghitungan yang sama. Fungsi gerakan pemanasan ini membuat pinggang tetap lentur saat melakukan berbagai aktivitas. Dengan menjaga kelenturan pinggang, banyak aktivitas olahraga yang bisa dilakukan dengan lebih intens.

3. Putar Lutut

Lutut juga perlu melakukan berbagai macam pemanasan sebelum digunakan untuk aktivitas yang berat. Satukan kedua lutut Anda, lalu goyangkan searah jarum jam dalam 8 detik, dan sebaliknya. Fungsi pemanasan menjaga lutut tetap fleksibel dan mengurangi keseleo pergelangan kaki.

4. Bungkus Bahu

Gerakan pemanasan selanjutnya di pundak. Pergerakan tubuh tidak lepas dari bahu yang terus berfungsi untuk memperlancar aktivitas olahraga seperti berlari. Cara pemanasannya adalah dengan memegang bahu di kedua tangan, lalu memutarnya ke depan dalam waktu 8 detik, dan sebaliknya ke belakang.

5. Kedua Lengan Diputar

Lengan juga tidak luput dari area gerakan untuk melakukan pemanasan. Kali ini, kedua lengannya bergerak seperti kincir angin. Gerakan selama 8 detik dengan interval gerakan teratur. Jangan lupa melakukannya dengan hati-hati, karena jika Anda mengejan atau merasa terlalu bersemangat, Anda bisa saja mengalami nyeri sendi atau cacat yang belum siap untuk berolahraga.

6. Regangkan Pergelangan Tangan

Paha adalah bagian penting berikutnya, terutama bagi mereka yang suka lari jarak jauh seperti 10 kilometer. Sangat mudah untuk meregangkan kaki Anda dan duduk di salah satu paha Anda, baik di kiri atau kanan. Lakukan gerakan ini secara bertahap, biasanya dalam waktu 8 detik, untuk menjaga kelenturan otot-otot paha depan penahan beban yang menopang tubuh sebelum pergelangan kaki.

7. Tekuk Pergelangan Kaki

Angkat kaki Anda sambil menjaga keseimbangan dengan melakukan pemanasan dengan benar. Adapun gerakan ini sangat penting dalam hampir semua kegiatan olahraga, baik itu berenang, bersepeda, lari atau sepak bola. Langkah pemanasan ini berguna untuk melatih kelenturan pada tungkai, paha, dan tumit. Tubuh juga mengatur keseimbangan yang dibutuhkan dan memberikan sinyal untuk mengatur suhu tubuh sebelum berolahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *