5 Fakta Jennifer Lopez yang Diramal Jadi Nomine Oscars lewat Film Hustlers

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta Bulan ini, Jennifer Lopez diperbincangkan para kritikus berkat aktingnya di film Hustlers. Dalam Hustlers, Jennifer Lopez memerankan Ramona Vega, penari erotis di kelab malam.

Sejumlah kritikus menilai, akting Jennifer Lopez stabil. Auranya memancar saat menari di tiang dengan busana superseksi.

Read More

Performa Jennifer Lopez di Hustlers disebut sebagai yang terbaik sepanjang karier. Jennifer Lopez bahkan dinilai layak menjadi nomine Oscars 2020.

Penasaran dengan performa Jennifer Lopez di Hustlers? Berikut lima fakta Jennifer Lopez yang kami rangkai dari berbagai sumber.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Dailymail.co.id mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Mantan Penari Janet Jackson

Aksi panggung Jennifer Lopez dalam acara Billboard Music Awards 2018 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS (20/5). JLo tampil dengan busana seperti Michael Jackson saat menyanyikan lagu Smooth Criminal (1988). (AFP Photo/Matt Winkelmeyer)

Lahir di New York, AS, pada 24 Juli 1969 dengan nama Jennifer Lynn Lopez. Orang tua Jennifer Lopez berdarah Puerto Rico. Ia kali pertama mengenal seni peran saat ikut audisi film My Little Girl pada 1986.

Jennifer Lopez mendapat peran Myra. Sejak itu, Jennifer Lopez mengejar mimpi jadi bintang terkenal. Ia menyeberang jadi penari latar boyband New Kids on The Block pada 1991 dalam lagu “Games” di ajang American Music Awards ke-18. Dua tahun kemudian, Jennifer Lopez lolos audisi sebagai penari latar Janet Jackson dalam “Janet World Tour.”

Restoran Tutup

Jennifer Lopez. (AFP/Lily Lawrence)

Dikenal sebagai artis serbabisa, Jennifer Lopez mengembangkan beragam kemampuan. Meski besar di Puerto Rico, Jennifer Lopez berusaha keras belajar bahasa Spanyol. Pelantun “If You Had My Love” dan “Waiting for Tonight” ini pernah pula menjajal bisnis kuliner.

Jennifer Lopez mendirikan restoran Madre's di Pasadena, California, AS. Desain restoran ini berdasarkan dapur sang ibu, Guadalupe Rodríguez. “Kamu adalah apa yang kau makan dan siapa tak ingin seperti J.Lo?” begitu jargonnya. Sayang, Madre’s tutup pada 2008.

Tak Punya Mobil

Hingga ulang tahun ke-50, J-Lo tidak pernah punya mobil dan sudah 25 tahun tidak menyetir mobil. Bukan berarti pemilik album This Is Me… Then ini orang miskin. Faktanya, pendapatan kotor akumulatif seluruh filmnya mencapai 3,1 miliar dolar AS (sekitar 43,4 triliun rupiah).

Sepanjang karier, Jennifer Lopez menjual 80 juta album rekaman. Tak heran pada 2012 Forbes menempatkannya di posisi ke-38 dalam daftar orang paling berpengaruh sedunia. Tahun lalu, Times memilih Jennifer Lopez sebagai salah satu dari 100 sosok paling berpengaruh sejagat.

Bekarier di Jalur Hukum

Sebelum menggeluti dunia hiburan, Jennifer Lopez ingin berkarier di dunia hukum. Ia sempat bekerja di sebuah firma hukum. Kembali ke jagat hiburan, langkah yang tak pernah disesalinya. Tujuh single-nya menembus tangga lagu Billboard Hot 100.

Bahkan, “On The Floor” yang dinyanyikan Jennifer Lopez bersama Pitbull masuk ke daftar single dengan penjualan terbaik sepanjang sejarah. “On The Floor” memuncaki tangga lagu Inggris dan menembus tiga besar Billboard Hot 100. Hit ini mengembalikan pamor sang diva yang sempat redup.

Digadang-gadang Jadi Nomine Oscar

Karakter Ramona Vega di film Hustler digadang-gadang jadi kuda hitam yang mengantar Jennifer Lopez ke bursa Oscars tahun depan. Ramalan ini tak membuat Jennifer Lopez besar kepala. Ia merespons pujian dengan bijak.

“Saya merasa ini tahun terbaik dalam karier saya. Makin banyak belajar, saya merasa makin hidup, makin baik pula hasil kerja. Saya merasakan itu. Sebagai penyanyi, penampil, aktris, bahkan produser. Saya mampu memberi sesuatu yang baru dan lebih baik dari hari ke hari,” ujar Jennifer Lopez kepada Junkee, bulan ini.

(Wayan Diananto)

Related posts

Leave a Reply