4 Catatan Kebesaran Soeharto yang Perlu Diketahui Publik

Nasional

Berita / Nasional 70 Views comments

Sementara itu, bicara soal kekayaan keluarganya, menurut dia, bersumber dari dua sayap, yaitu kerajaan bisnis keluarga dan kerabat, serta puluhan yayasan dalam pengumpulan dana.

"Bayangkan, satu yayasan saja, misalnya, Yayasan Supersemar, digugat Rp four,four triliun. Perkara ini dimenangkan Kejaksaan Agung. Kini dijalankan eksekusi termasuk menyita kantor Partai Berkarya, Gedung Granadi. 'Kebesaran Soeharto' berdasarkan catatan-catatan itu diakui dunia," pungkas Hendardi.

"Banyak lembaga dan media luar negeri menobatkan Soeharto sebagai 'Diktator Kejam' atas berbagai pembantaian sipil dilakukannya. Ia (Soeharto) disejajarkan dengan penguasa kejam dunia seperti Hitler, Stalin, dan Polpot," tambahnya.

Atas kekayaannya, masih kata dia, lembaga seperti Tranaparency Worldwide, dan media massa seperti New York Occasions serta Forbes, memberi 'gelar kebesaran' untuk Soeharto. Yakni 'Presiden Terkorup Sedunia'.

"Begitulah kebesaran Soeharto yang telah dicatat oleh beberapa lembaga dan banyak media. Dengankebesaran yang sempurna itu, maka kampanye macam apa lagi yang mau dibesar-besarkan? Hasil berbagai studi ini dapat menjadi pelajaran bagi generasi milenial yang mau belajar Soeharto," kata Hendardi.

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Polemik Soeharto Guru Korupsi Vs Bapak Pembangunan

Comments