30 Kata-Kata Perpisahan untuk Sahabat Sejati, Tetap Terkenang di Hati

  • Whatsapp

Dailymail.co.id, Jakarta Kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati bisa jadi ungkapkan betapa beruntungnya kamu memilikinya. Ketika seseorang yang mengambil tempat penting dalam hidupmu pergi, kesedihan akan datang. Sulit menerima kenyataan bahwa orang yang telah lama bersamamu harus berpisah denganmu.

Teman masa kecil, teman sekolah, teman kuliah, teman kerja, semuanya akan datang dan pergi. Pada akhirnya, yang tetap tinggal dihatimu lah yang menjadi sahabat sejatimu. Kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati mungkin sulit terucap saat ia akan pergi.

Muat Lebih

Tidak pernah mudah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang kamu sayangi. Tetapi menemukan kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati yang tepat bisa mengungkapkan perasaanmu lebih berkesan. Kamu bisa memilih kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati yang cocok untuk sang sahabat.

Kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati bisa mewakili betapa hancurnya hatimu saat berpisah dengannya. Ada banyak inspirasi kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati yang dapat kamu ungkapkan. Berikut kata-kata perpisahan untuk sahabat sejati yang berhasil Dailymail.co.id rangkum dari berbagai sumber, Jumat (13/9/2019).

Sampaikan bahwa ia begitu berharga bagimu

ilustrasi persahabatan/copryight Pexels

1. “Teman sejati bukan orang yang membuat masalahmu menghilang. Mereka adalah orang yang tidak akan hilang saat kamu menghadapi masalah.”

2. “Seorang sahabat adalah seseorang yang mencintaimu ketika kamu lupa untuk mencintai dirimu sendiri.”

3. “Orang-orang yang paling berkesan dalam hidup adalah teman-teman yang mencintaimu ketika kamu tidak begitu dicintai.”

4. “Persahabatan adalah hal tersulit di dunia untuk dijelaskan. Itu bukan sesuatu yang kamu pelajari di sekolah. Tapi jika kamu belum belajar arti persahabatan, kamu benar-benar belum belajar apa-apa.” – Muhammad Ali

5. “Persahabatan terlahir pada saat itu ketika satu orang berkata kepada yang lain: 'Apa! Kamu juga? Kupikir hanya aku satu-satunya.” – C.S. Lewis

Persahabatan yang telah dibangun akan selalu terkenang selamanya

Ilustrasi persahabatan. Dok: theconversation.com

1. Seperti halnya kamu tidak melupakan nada ketika sebuah lagu memudar dan berhenti bermain, aku tidak akan pernah melupakan kenangan berharga tentang persahabatan kita, meskipun kamu akan pergi.

2. Cinta sejati adalah ketika kamu harus menyaksikan seorang teman pergi, dengan menyadari bahwa kamu mungkin tidak akan pernah melihatnya lagi. Tapi kamu tahu dia akan berada di pikiran dan hatimu selamanya.

3. Penemuan terindah yang dilakukan teman sejati adalah bahwa mereka dapat tumbuh secara terpisah tanpa jiwa yang terpisah.”

4. “Seorang teman adalah seseorang yang tahu lagu di hatimu dan bisa menyanyikannya kembali padamu ketika kamu lupa kata-katanya.” – Shania Twain

5. “Teman baik seperti bintang. Kamu tidak selalu melihatnya, tetapi kamu tahu mereka selalu ada di sana.”

Jarak tidak akan memisahkan jiwa persahabatan

Ilustrasi Refleksikan Arti Persahabatan | unsplash.com

1. Meski jarak mungkin ada di antara kita, kita tidak pernah berjauhan. Persahabatan tidak mengitung jarak, ia diukur oleh hati.

2. Persahabatan yang kuat tidak membutuhkan percakapan sehari-hari, tidak selalu membutuhkan kebersamaan, selama hubungan itu hidup di hati, seorang sahabat sejati tidak akan pernah berpisah. Selamat tinggal, teman baikku!

3. Apakah kita dekat atau jauh, waktu yang kita bagikan akan selalu ada di hatiku.

4. “Mengucapkan selamat tinggal adalah cara menyakitkan untuk menyelesaikan masalah.”

5. “Jenis pertemanan terbaik adalah pertemanan yang sengit di mana kamu secara agresif percaya satu sama lain, membela satu sama lain, dan berpikir bahwa yang lain pantas mendapatkan dunia.”

Persahabatan selalu meninggalkan jejak di hati

Ilustrasi sahabat (dok. Pixabay.com/StockSnap/Putu Elmira)

1. Persahabatan itu seperti berdiri di atas semen basah. Semakin lama kamu tinggal, semakin sulit untuk pergi, dan kamu tidak akan pernah bisa pergi tanpa meninggalkan jejak kakimu. Selamat tinggal!

2. Ingatan kita tentang kemarin akan bertahan seumur hidup. Kita akan mengambil yang terbaik, melupakan sisanya, dan suatu hari akan menemukan bahwa ini adalah saat-saat terbaik.

3. “Persahabatan sejati bukan tentang tidak terpisahkan, tapi dipisahkan dan tidak ada yang berubah.”

4. “Teman sejati adalah orang-orang langka yang datang untuk menemukanmu di tempat gelap dan membawamu kembali ke cahaya.”

5. “Ada teman, ada keluarga, dan kemudian ada teman yang menjadi keluarga.”

Katakan bahwa kamu akan selalu merindukannya

Ilustrasi/copyright pexels.com/pixabay.com

1. Persahabatan kita adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku. Berbicara denganmu membuatku tersenyum dan bertemumu bisa membuatku merasa bebas. Aku tidak percaya bahwa nasib membawamu pergi dan memisahkan kita. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku akan merindukanmu dari lubuk hatiku. Selamat tinggal.

2. “Kamu lebih berani daripada yang kamu yakini … Tapi, yang paling penting adalah, bahkan jika kita terpisah, aku akan selalu bersamamu.”

3. “Pada titik tertentu, kamu harus menyadari bahwa beberapa orang dapat tetap tinggal di hatimu tetapi tidak dalam hidupmu.”

4. “Kita akan selalu berteman sampai kita tua dan pikun. Lalu, kita bisa menjadi teman baru lagi.”

5. “Hidup ini bukan tentang memiliki seribu teman, ini tentang menemukan sedikit teman tepat yang kamu butuhkan.” – A.R. Asher

Jangan biarkan ia menjadi orang asing lagi

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

1. Kita dulu adalah dua orang asing, lalu menjadi teman. Sekarang kita adalah teman, aku berharap kita tidak akan pernah menjadi dua orang asing lagi, bahkan jika kita sekarang terpisah

2. Kita sudah saling kenal sepanjang hidup dan sekarang akan berpisah. Beberapa akan mengingat dan beberapa akan saling melupakan, tetapi kita akan selalu memiliki bagian dari satu sama lain di dalam diri kita.

3. Perpisahan membuatmu berpikir. Mereka membuatmu menyadari apa yang kamu miliki, apa yang hilang, dan apa yang kamu terima begitu saja.

4. “Perhatikan orang-orang yang bahagia karena kebahagiaanmu dan sedih atas kesedihanmu. Merekalah yang pantas mendapat tempat khusus di hatimu.”

5. “Ada yang bicara denganmu di waktu luang mereka dan ada yang meluangkan waktu untuk berbicara denganmu. Pelajari perbedaannya.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan