Warga Syiah Siap Kembali ke Sampang untuk Pilih Jatim 1

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 8 Views comments

Sidoarjo: Pengungsi Syiah asal Sampang, Madura, Jawa Timur, tak keberatan menggunakan hak suara mereka di kampung halaman. Pernyataan itu muncul lantaran tak ada tempat pemungutan suara (TPS) khusus warga Syiah asal Sampang yang mengungsi di Rumah Susun Jemundo, Sidoarjo.

Sebanyak 250 warga Syiah yang mengungsi di Sidoarjo memiliki hak suara dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Dengan syarat, mereka harus menggunakan hak pilih itu di Sampang.

"Tidak keberatan, mau dimana saja yang penting bisa menggunakan hak pilihnya, kami siap," ujar Tajul Muluk, warga yang mengungsi di Rusun Jemundo, Kamis, 15 Februari 2018. 

Memilih gubernur, kata Tajul, merupakan yang perdana dilakukan warga Syiah setelah meninggalkan Sampang. Ia juga tak keberatan bila KPU tidak menyediakan TPS khusus di rusun.

Baca: KPU Sampang Sosialisasikan Pilkada ke Warga Syiah di Sidoarjo

Tajul mengaku tak tahu bagaimana mekanisme kembali ke Sampang untuk menggunakan hak suara. Meski demikian, ia dan warga lain akan tetap menggunakan hak suara memilih Jatim 1.

Ketua KPU Sidoarjo Zaenal Abidin mengatakan mereka harus menggunakan hak pilih di Sampang. Sebab administrasi kependudukan mereka tercatat di Sampang.

"Sebenarnya kami sudah menyiapkan TPS untuk pengungsi. Tapi setelah koordinasi dengan KPU Pusat, hasilnya mereka akan dikembalikan ke tempat pemilihan dimana dia tinggal yakni Sampang," kata Zaenal Abidin. 

Zaenal menyebutkan utusan KPU Sampang akan menjemput warga Syiah. Mereka menggunakan hak suara di satu TPS bersama.

"Mereka dijemput hanya untuk melakukan pencoblosan. Tentunya, bekerjasama dengan Pemda setempat untuk merealisasikan itu," tandasnya. 

Pada Pilgub 2018, warga Jatim akan menggunakan hak suara untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, termasuk warga Syiah asal Sampang. Dua pasangan calon memperebutkan suara warga Jatim.

Pasangan nomor urut 1 yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Sedangkan pasangan nomor urut 2 yaitu Saifullah Yusuf-Puti Guntur Sukarno.

Warga Syiah yang mengungsi di rumah susun tersebut sebanyak 378 orang. Jumlah warga yang memiliki hak suara kurang lebih 250 orang.

Mereka tinggal di Jemundo sejak 2013. Mereka mengungsi setelah konflik antarwarga terjadi di Sampang.

(RRN)

Comments