Teror Lone Wolf Cenderung Pragmatis ketimbang Ideologis

Berita Hari Ini

Koran Online / Berita Hari Ini 28 Views comments

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah perlu mewaspadai generasi baru pelaku teror di Indonesia. Generasi yang leaderless dan lone wolf ini cenderung lebih berbahaya dan sulit dideteksi.

Pengamat Terorisme Universitas Indonesia Muradi mengatakan, generasi baru kelompok teror saat ini lebih pragmatis. Artinya, tindakannya timbul secara spontanitas memanfaatkan situasi fenomena yang timbul.

"Sekarang pelakunya ada, bertindak karena lebih pada perasaan yang termarjinalkan," kata Muradi kepada Metrotvnews.com, Selasa 18 Juli 2017.

Berbeda dengan generasi awal pelaku teror di Indonesia period Amrozy cs, Muradi menyebut mereka adalah generasi ideologis. Dia menjelaskan, pelaku teror seperti itu tindakannya terstruktur dan goal mereka adalah kelompok yang menjadi simbol-simbol Takfiri.

Rata-rata kata dia,  pelaku teror generasi awal ini adalah eks kombatan. Sementara, pelaku Lone wolf kini sama sekali belum pernah terlibat langsung di medan pertempuran.

Pemahaman pelaku Lone Wolf tentang ideologi radikal juga belum sepenuhnya terserap. Sebagai contoh, AW, pelaku teror di Bandung tidak memahami betul apa tindakan dan pemahaman yang dilakukan.

"Mereka cenderung meledak-ledak melakukan tindakannya,"  beber dia.

(Baca juga: Kapolri kembali Ingatkan soal Teror Gaya Baru)
 

(REN)

Comments