Romo Prier Diizinkan Pulang

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 14 Views comments

Sleman: Karl Edmund Prier atau Romo Prier yang menjadi korban penyerangan di Gereja St Lidwina Bedog Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah membaik. Romo Prier diizinkan pulang oleh pihak RS Panti Rapih Yogyakarta pada Kamis 15 Februari 2018. 

Staf Humas Panti Rapih Yogyakarta, Sugeng, mengatakan Romo Prier pulang dari rumah sakit sekitar pukul 12.30 WIB. Sebelum Romo Prier, korban penyerangan atas nama Budijono (sebelumnya tertulis Budiono) juga telah diizinkan pulang pada Rabu, 14 Februari 2018. 

"Pak Budijono sudah pulang kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB. Hari ini gantian Romo Prier yang sudah bisa pulang," ujar Sugeng saat dihubungi pada Kamis, 15 Februari 2018. 

Sugeng mengatakan, tenaga medis RS Panti Rapih mempertimbangkan kesehatan Romo Prier sebelum pulang. Kendati pun, Sugeng tak menjelaskan element kondisi Romo Prier. 

Setelah penyerangan di Gereja St Lidwina Bedog, pada Minggu, 11 Februari 2018, Romo Prier mengalami luka di bagian kepala dan pundak. Romo Prier harus menjalani operasi di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

"Setelah operasi dan menjalani perawatan, kondisinya terus membaik dan bisa diajak komunikasi," lanjutnya. 

Selain Romo Prier dan Budijono, dua jemaat Gereja St Lidwina Bedog juga mengalami luka. Satu dari dua korban bernama Yohannes Tri masih harus dirawat di RS Panti Rapih. Sedangkan, satu korban lain segera bisa pulang usai lukanya sudah mendapat perawatan medis. 

Di sisi lain, Yohannes juga harus menjalani operasi dan perawatan. "Pak Yohannes sempat opname dan masih dirawat," katanya. 

Suliono, warga Banyuwangi, Jawa Timur yang menjadi pelaku penyerangan telah dibawa Densus 88 ke Jakarta pada Selasa malam, 13 Februari 2018. Sebelum itu, Suliono menjalani operasi dan perawatan di RS Bhayangkara Polda DIY akibat dua luka tembak dan sejumlah luka di anggota tubuhnya. 

(RRN)

Comments