Polisi: Belum Ada Informasi Soal Kematian Bahrun Naim

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 9 Views comments

Jakarta: Mabes Polri belum bisa memastikan kabar yang menyebut tewasnya pemimpin dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Bahrun Naim. Kabar kematian Bahrun Naim tersebar luas di media sosial beberapa waktu lalu. 

Polri saling bertukar informasi dengan pihak kepolisian dari negara-negara lain untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut. 

"Kan mereka sama-sama perangi ISIS di sana, nah pihak yang memerangi ISIS itu saling bertukar informasi," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat, eight Desember 2017. 

Baca: Polri Selidiki Kematian Bahrun Naim

Selain itu, Martinus mengatakan akses informasi negara-negara yang tergabung dalam Interpol sangat terbuka. Ia memastikan sejauh ini belum ada informasi terkait kematian Bahrun Naim. 

"Kalau misalnya kita menangkap seseorang dari warga negara lain, kita punya kewajiban untuk memberitahukan, itu jadi kewajiban negara-negara Interpol, akses semua kita buka. Sampai saat ini tidak ada informasi (terkait kematian Bahrun Naim)," imbuh Martinus. 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tidak menutup kemungkinan Barhun Naim memalsukan kematiannya agar tidak lagi dikejar Polisi. 

"Bisa dia (Bahrun Naim) benar-benar meninggal, bisa tidak. Mungkin ini trik dia supaya tidak dikejar," kata Tito. 

Baca: Keluarga Tahu Kabar Kematian Bahrun Naim dari Medsos

Menyikapi masalah ini, kata Tito, pihaknya harus mencari sumber resmi yang akurat. Sumber itu bisa dari interpol di luar negeri yang memiliki akses di Suriah.
 
"Bisa Amerika, Rusia, Arab, Inggris, yang memiliki akses betul atau tidak. Tapi sampai saat ini sudah dicek oleh Densus 88 dan intelijen, mereka belum mengonfirmasi," tegas Tito.

Bahrun Naim disebut bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah sejak 2014. Dilaporkan, ia tinggal di Raqqa bersama satu anak dan dua istrinya. Saat bertolak ke Suriah, istri mudanya tengah dalam kondisi hamil.

Bahrun lekas terkenal karena rajin menulis di weblog pribadinya. Namun, blog itu berkali-kali ditutup pemerintah. Isi weblog Bahrun beragam, mulai dari cara merakit bom hingga analisisnya atas bom yang diledakkan simpatisan ISIS di sejumlah tempat.

(YDH)

Comments