Penyaluran KUR Sektor Produksi Naik jadi 50% di 2018

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 10 Views comments

Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Pemerintah menaikkan obligatory atau kewajiban penyaluran kredit usaha rakyat (KURT) bagi sektor produksi menjadi 50 persen di 2018.

Adapun plafon penyaluran KUR tahun depan menjadi Rp120 triliun dari Rp106,6 triliun di tahun ini. Artinya 60 persen bakal disalurkan ke sektor produksi.

"50 persen tahun depan kita percaya dapat ke produksi," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Desember 2017.

Sementara itu Deputi Menko bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir mengatakan pemerintah mewajibkan perbanykan penyalur KUR untuk menyalurkan ke sektor produksi, atau di luar sektor perdagangan.

Untuk obligatory KUR sektor produksi bakal disalurkan pada bidang pertanian, perikanan, industri, konstruksi dan jasa-jasa seperti jasa penyedia akomodasi, penyedia air minum, transportasi, actual property, pendidikan, dan kemasyarakatan.

"Kita naikkan yang ke sektor produksi karena mereka menghasilkan output dan jasa baru. Kalau sektor perdagangan kan enggak menghasilkan output dan jasa baru, barangnya kan itu-itu saja yang diperdagangkan," jelas dia.

(AHL)

Comments