Mengharukan, Bapak Bonceng Anak ke Sekolah dengan Sepeda Tua

Koran Online

Nasional / Koran Online 9 Views comments

Liputan6.com, Jakarta Zaman dahulu mungkin kita sudah biasa berjalan kaki untuk pergi sekolah. Namun, sekarang ini sudah menjadi pemandangan yang lazim kita temukan, siswa SD dan SMP pergi ke sekolahnya dengan menggunakan motor. Bahkan, rasanya tak keren jika tidak diantar ke sekolah dengan menggunakan mobil.

Namun, ada pemandangan berbeda yang ditemukan warganet kali ini. Postingan dari akun fb Rike Hmd pada Rabu (6/12/2017) menarik perhatian warganet. Tulisan Rikie di facebook sebenarnya singkat, namun mampu membuat wargenet terenyuh.

Rikie mengungkapkan bahwa ia menemukan seorang bapak yang memperjuangkan anaknya sekolah. Dengan menggunakan sepeda tua, bapak itu membonceng anak sang anak untuk pergi ke sekolah.

Sang anak yang mengenakan seragam SMA, juga tak merasa malu atau gengsi kepada ayah yang mengantarnya walaupun hanya menggunakan sepeda usang.

Karena merasa terharu dengan bapak dan anak ini, Rikie juga mendoakan agar sang anak bisa menjadi orang yang sukses.

"Semoga kayuhan sepeda ayah mu kelak mengantarkan kamu kepada kesuksesan ya dek, disiplin lah kamu hari ini, agar hari esok kamu jadi pemimpin," tulis Rikie

Pemandangan yang jarang ditemukan tersebut, tak lupa Rikie abadikan dengan foto. Hal ini Rikie temui di jalan Bakaran Batu, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatra Utara, saat dalam perjalanan menuju kampusnya.

Mengingat anak muda masa kini yang penuh dengan gengsi, tentunya sikap sang anak perlu diacungi jempol. Kejadian tersebut juga mengungdang reaksi dan tanggapan dari warganet.

"Ya Allah jadikanlah dia anak yang sukses...agar dapat membuat orangtuanya bangga..." tulis Surya Ningsih.

"Subhannallah salut sangat bangga dengan adek ini sangat jarang anak sekarang mau hidup prihatin dengan kondisi orang tuanya semoga tercapai cita cita mu," sahut Eko Zuliadi.

"Salut, itu baru namanya anak yang bsa ngerti keadaan ortu nya, gak kenal gengsi" komentar Nanda Arf.

"Kalau youngsters zaman now, nunggu dibelikan kereta baru mau sekolah," tulis Yudi lase.

Comments