Mengenal Inovasi Produk Tenan Inkubasi Puspiptek

Berita Hari Ini

Koran Online / Berita Hari Ini 31 Views comments

Metrotvnews.com, Tangerang Selatan: Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) menggandeng beberapa tenan yang merupakan technopreneur yang sedang menempuh masa inkubasi produk inovasi. Di antaranya adalah DNR Worldwide dan Valex Folifix.

DNR memproduksi zirkonia untuk membuat produk bata tahan api, pelapis alat bowl mill, keramik lanjutan. Sementara manfaat dari segi farmasi, bisa juga disertakan pada semen gigi.

Koordinator Riset DNR Worldwide Qudratun menuturkan bahwa potensi pasar zirkonia di Indonesia kebutuhannya cukup besar, yakni 50 ribu ton pertahun. Sayangnya Indonesia saat ini hanya ekspor pasir zirkon dan belum bisa mengolahnya.

"Indonesia cuma ekspor pasir zirkon dengan kemurnian rendah dan harga rendah, USD1.000 per ton. Kemudian mengimpor kembali pasir zirkon yang sudah diolah dengan harga USD11 ribu per ton. Maka ini kesempatan yang baik agar bisa mengolah SDA milik Indonesia," terang perempuan yang akrab disapa Uut.

Melalui serangkaian proses dengan metode fisika dan kimia, DNR Worldwide mampu memproduksi zirkonia dengan kemurnian tinggi. Dari hasil pengujian, kemurniannya mencapai 86 sampai 87 persen.

"Kami sejak 2013 sudah mengujinya, lalu setahun kemudian bikin paten. Sekarang kami masih scale up produk, dari skala lab ke skala pilot untuk diuji lagi agar bisa dipasarkan," imbuh lulusan Universitas Sebelas Maret ini.

Selama bergabung dalam inkubasi Puspiptek, Uut mengaku mendapatkan banyak pembelajaran. Selain sokongan dana sebanyak Rp400 juta, dia dan timnya juga bisa memahami bagaimana menjalani bisnis berbasis teknologi.

"Waktu itu saya juga berkesempatan diberi beasiswa non gelar technopreneur di New Zealand selama 15 hari. Selain itu juga diajari bagaimana tata kelola perusahaan, pembukuan dan juga tak kalah penting sering diajak ikut pameran," tutup dia.

Satu lagi, Valex Folifix. Namanya unik, tapi ini merupakan kependekan dari produk inovasi yang dihasilkan, yaitu Valensi Aluminium Extrusion or TL/ LED Lighting Fixtures (Valex Folifix) atau Valensi Aluminium Ekstrusi utk kap lampu TL/ LED.

Staf Produksi Valex Folifix Nuril Huda menuturkan, produknya ini merupakan kap lampu yang biasa digunakan di bangunan-bangunan gedung perkantoran, lorong, lapangan, stadion dan lainnya. Valex Folifix terbuat dari alumunium dan menghasilkan pencahayaan yang lebih menyebar dan efiesien secara pengemasan juga lebih awet.

"Ini memang bukan hal baru di masyarakat, tapi kita bikin inovasi kap lampu yang mudah dirakit dan diproduksi. Jadi konsumen semakin mudah memakai dan merakitnya," ucapnya.

Keunggulannya adalah dapat didaur ulang, ringan namun punya kekuatan yang tinggi, anti karat dan permukaan mengkilat. "Alumunium ini juga kan tidak harus mengecat, jadi dari bahan baku bisa langsung dipasang dan terkesan elegan," imbuh Nuril.

Selain itu Valex Folifix juga bisa meminimasi gudang penyimpanan, distribusi dan pengiriman, bisa disusun ke banyak varian dengan cara yang praktis serta berkualitas tinggi.

Produk inovasi kap lampu ini akan mulai diproduksi awal Agustus 2017. Selama masa inkubasi, Nuril dan tim terus berinovasi agar produknya dapat dijual untuk umum. "Prospek bisnis ke depan, marketnya akan terus ada. Karena alat penerangan sangat dibutuhkan. Sekarang banyak proyek pembangunan, kita bisa masuk di situ. Selebihnya kita akan jual ke toko bangunan, tawarkan ke perusahaan dan bisa juga ke rumah-rumah," kata dia.

(ROS)

Comments