Kelangkaan Elpiji 3 Kg karena Permintaan Meningkat

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 6 Views comments

Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyebutkan kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) karena permintaannya yang meningkat. Apalagi secara seasonal, permintaan akan elpiji mengalami kenaikan menjelang akhir tahun dan libur panjang.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan biasanya kenaikan akan terjadi pada pertengahan Desember. Namun tahun ini, peningkatan permintaan sejak awal bulan sehingga menyebabkan kelangkaan.

"Kami juga agak kaget karena kenaikan permintaan tabung three kg dari masyarakat ini meningkat sejak pekan pertama Desember, padahal biasanya pertengahan hingga akhir libur Natal dan Tahun Baru," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Desember 2017.

VP Corporate Communication Adiatma Sardjito menambahkan, tingginya permintaan juga disebabkan oleh penyalahgunaan elpiji bersubsidi. Beberapa temuan Pertamina, ada pihak yang menggunakan elpiji 3 kg untuk usaha.

"Ini ditengarai akibat penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Hal ini diperkuat dengan adanya temuan di lapangan bahwa elpiji 3 kg bersubsidi digunakan pengusaha rumah makan, laundry, genset, dan rumah tangga mampu," jelas dia.

Demi mengatasi lonjakan permintaan, Pertamina telah menyalurkan sedikitnya 590 ribu tabung fuel elpiji three kg bersubsidi selama terjadi kelangkaan pada 4 hingga eight Desember. Penyaluran melalui operasi pasar ini dilakukan di bergai daerah termasuk Jabodetabek.

Berdasarkan knowledge penyaluran harian elpiji 3 kg hingga akhir November 2017, realisasi penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi telah mencapai 5,750 juta metrik ton, atau 93 persen dari kuota yang ditetapkan pada APBN-P 2017 sebesar 6,199 juta metrik ton.

(AHL)

Comments