Jurus Jitu Pemkab Gorontalo Sulap Waria Menjadi Pria

Koran Online

Nasional / Koran Online 17 Views comments

Liputan6.com, Gorontalo - Banci kaleng, begitu sebutan para waria (wanita pria) yang berkeliaran di jalanan sambil mengamen. Mereka dianggap penyandang penyakit sosial karena keberadaannya yang meresahkan masyarakat.

Untuk mengatasi penyakit sosial itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil beberapa langkah. Pertama, mengembalikan jati diri mereka sebagai manusia normal. 

Melalui Dinas Sosial yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan berusaha bagi mantan waria di Kabupaten Gorontalo pada 2017.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa tugas pemerintah yakni memberikan perlindungan dan pembinaan terhadap para penyandang penyakit sosial, salah satunya waria.

"Mereka juga adalah manusia yang memiliki hak dan perlakuan yang sama. Orang gila sekali pun kami perhatikan dan berikan bantuan. Kita terus upayakan membantu masyarakat Kabupaten Gorontalo," kata Nelson, Kamis, 7 Desember 2017.

Menurut Nelson, pada dasarnya kegiatan tersebut untuk mendidik dan melatih keterampilan berusaha bagi mantan waria. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran dengan memberdayakan waria dalam pemenuhan sebagian kebutuhan dasar hidup.

"Diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga dan taraf kesejahteraan sosialnya," Nelson menambahkan.

Pemkab, Nelson melanjutkan, mengupayakan berbagai bantuan jenis usaha dalam proses pembinaan karakter. Yang terpenting, agar para waria tidak kembali keluyuran di jalan. "Intinya mereka mendapat bantuan usaha sambil mengembalikan jati diri mereka untuk kembali benar agar tidak berkeluyuran malam," Nelson menegaskan.

Nelson berharap dengan modal bantuan pengembangan usaha nanti, para mantan waria tersebut diharapkan menjadi pengusaha sukses.

Comments