Israel Siagakan Ratusan Polisi Jelang Salat Jumat di Yerusalem

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 5 Views comments

Petugas keamanan Israel berpatroli di dekat Tembok Barat dan. Dome of Rock di kompleks Masjid Al-Aqsa, Kota Tua Yerusalem, 5 Desember 2017. (Foto: AFP/THOMAS COEX)

Yerusalem: Israel mengerahkan tambahan ratusan polisi menjelang aksi unjuk rasa warga Palestina yang dijadwalkan berlangsung usai ibadah salat Jumat di Kota Tua Yerusalem, Jumat eight Desember 2017. 

"Tambahan ratusan polisi dan petugas perbatasan dikerahkan ke dalam dan sekitar space Kota Tua," ujar juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, kepada AFP

Situasi di Kota Tua Yerusalem relatif tenang sejak pagi hari. Kota Tua adalah tempat berdirinya kompleks Masjid Al-Aqsa, salah satu situs suci umat Islam yang didatangi ribuan Muslim pada setiap harinya.

Unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung hari ini adalah respons terhadap langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota dari Israel pada 6 Desember.

Kecaman terhadap Trump datang dari banyak pihak. Keputusan tersebut dinilai merusak proses perdamaian Palestina dan Israel serta mengobarkan ekstremisme.

Baca: Tindakan Presiden Trump Memantik Konflik Lebih Besar

Organisasi Hamas di Jalur Gaza menyerukan adanya "hari kemarahan" pada Jumat ini di Yerusalem. 

Yerusalem merupakan inti masalah dari konflik berkepanjangan antara Palestina dengan Israel. Keduanya sama-sama mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka.

Sebagian besar negara dunia mendorong tercapainya solusi dua negara atau two-state answer untuk mengatasi masalah Palestina-Israel. Inti dari solusi ini adalah membagi wilayah Yerusalem untuk Israel dan Palestina.

Sementara itu aksi kekerasan pecah di Bethlehem, Ramallah dan Yerusalem. Warga Palestina yang geram dengan langkah Trump membakar ban dan bendera AS.

Israel menanggapi kemarahan warga Palestina tersebut dengan menggunakan fuel air mata untuk membubarkan massa.

Baca: Protes Warga Palestina Membesar di Bethlehem, Ramallah dan Yerusalem

(WIL)

Comments