Investor Asing Lepas Saham Rp 1 Triliun, IHSG Merosot 18 Poin

Berita Terupdate

Berita Terbaru / Berita Terupdate 8 Views comments

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang perdagangan saham Selasa pekan ini. Aksi jual investor asing masih terjadi di pasar saham.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (18/7/2017), IHSG turun 18,92 poin atau zero,32 persen ke degree 5.822,35. Indeks saham LQ45 tergelincir zero,45 persen ke degree 976. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah.

Ada sebanyak 206 saham tertekan sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sedangkan 135 saham menguat dan 93 saham lainnya diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di degree tertinggi 5.831,69 dan terendah 5.806,60. Complete frekuensi perdagangan saham sekitar 275.795 kali dengan quantity perdagangan 7,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,6 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 1,08 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.302.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham berada di zona merah kecuali sektor saham industri dasar naik zero,21 persen. Sektor saham konstruksi susut 1,19 persen, dan alami penyusutan terbesar. Disusul sektor saham tambang tergelincir 1,09 persen dan sektor saham aneka industri melemah zero,41 persen.

Saham-saham yang cetak prime gainers antara lain saham TOPS naik 24,86 persen ke degree Rp 1.155 per saham, saham PEGE melonjak 21,57 persen ke degree Rp 248 per saham, dan saham RIMO menanjak 15,75 persen ke degree Rp 294 per saham.

Saham-saham yang catatkan prime losers antara lain saham BBHI melemah 18,94 persen ke degree Rp 214 per saham, saham ERTX tergelincir 17,96 persen ke degree Rp 169 per saham, dan saham BKSW merosot 16,67 persen ke degree Rp 250 per saham.

Bursa Asia pun bervariasi. Indeks saham Hong Kong Cling Seng naik zero,21 persen ke degree 26.524, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak zero,04 persen ke degree 2.426, indeks saham Shanghai naik zero,35 persen ke degree three.187,57, indeks saham Singapura menguat zero,26 persen ke degree three.306,77 dan indeks saham Taiwan mendaki zero,23 persen ke degree 10.481. Sedangkan indeks saham Jepang Nikkei tergelincir zero,59 persen ke degree 19.999,91.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, saat ini belum ada sentimen yang berdampak ke IHSG. Aliran dana investor asing masih keluar dari bursa saham, menurut William membuat IHSG tertekan.

"Ada outflow cukup pengaruhi. (Investor) lagi balancing, dan pengalihan aset investasi untuk sementara," tutur William saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu, dari sentimen eksternal, menurut William juga tidak terlalu mempengaruhi IHSG.

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

Comments