Dikepung Massa, Ketua YLBHI Bantah Gelar Seminar Kebangkitan PKI

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 10 Views comments

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati memastikan pihaknya tidak menggelar acara diskusi yang dianggap membicarakan soal kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal itu menyusul aksi massa di depan kantor YLBHI Minggu malam 17 September.

"Kami mendengar mereka datang karena seminar PKI padahal ini acara seminar demokrasi dan mereka termakan hoax akan ada seminar kebangkitan PKI itu jauhs sekali dari apa yang terjadi," katanya dalam sambungan telepon di Metro Television, Jakarta, Minggu 17 September 2017.

Asfi menuturkan, seminar tersebut seputar darurat demokrasi dengan tema 'asik asik aksi'. Acara tersebut dimulai sejak sore dan dihadiri seniman, budayawan dan akademisi.

"Nama acaranya adalah asik asik aksi dan kepolsian juga sudah menjelaskan kepada massa berkali kali bahwa ini bukan yang mereka pikirkan," ungkap dia.

Baca:& Puluhan Orang Kepung Kantor YLBHI

Bahkan kepolisian, lanjut Asfi sudah mengecek jalannya acara diskusi dari mulai tahap persiapan. Namun, penjelaskan aparat kata Asfi seolah tak digubris massa. Mereka masih melakukan aksi di depan gedung sehingga para peserta dan aktivis YLBHI tak bisa pulang.

"Sebetulnya kemarin kepolisian mengizinkan. Apa yang membuat mereka bubar saya tidak tau tapi mereka ingin masuk siapa yang bisa menjamin kedaan ibu-ibu di dalam, karena mereka sangat rapat," tambahnya.

Asfinawati menambahkan massa yang mengepung kantor YLBHI berjumlah sekira 50 orang, "Mereka menggunakan emblem LBS dan mengepung kantor YLBHI dan Polisi yang dipimpin Kapolsek Menteng mengancam akan menyerbu masuk untuk membubarkan massa yang berkumpul di Gedung YLBHI," tutupnya.

Baca juga:& Identitas Massa Pengepung Kantor YLBHI Belum Jelas


Comments