2 Ribuan Hektare Sawah di Sumenep Diasuransikan

Berita Hari Ini

Politik / Berita Hari Ini 13 Views comments

Sumenep: Seluas 2,024 hektare sawah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini sudah diasuransikan. Jumlah tersebut melampaui target dari Pemerintah Pusat yang mengharuskan 2 hektare sawah diikutsertakan asuransi. Sementara luas lahan sawah di Sumenep mencapai 25.687 hektare.

“Per 30 November kemarin, target kita sudah terlampaui,” ujar Kabid Sarpras dan Penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sumenep, Arif Firmanto, Jumat 8 Desember Desember 2017.

Menurutnya, program tersebut untuk mengurangi risiko kegagalan tanam. Saat ini sudah 202 kelompok tani ikut asuransi tersebut. Keberhasilan itu dikatakan bentuk kesuksesan petugas di lapangan.

Sementara mengenai manfaat asuransi, kata Arif, petani bisa mengklaim ketika gagal tanam. Per hektare tanaman, petani bisa medapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta. Ada tiga penyebab petani bisa mendapatkan klaim, yaitu tergenang banjir, kekeringan, dan rusak akibat organisme tumbuhan seperti wereng, batang membusuk dan bentuk lainnya.

Meski begitu, petani tidak bisa langsung mendapatkan klaim jika gagal tanam. Yang bisa diklaimkan ketika gagal tanam mencapai 75 persen dari luas lahan. Itu pun setelah tidak bisa dipulihkan dengan cara tertentu. Misal, ketika padi diserang hama, terlebih dahulu petani harus melaporkan hal itu kepada petugas hama penyakit. Jika cara itu tidak berhasil, maka bisa diajukan untuk klaim.

“Jadi tidak ujug-ujug langsung mendapatkan klaim. Tapi ada proses,” terangnya.

Dalam program ini, lanjutnya, petani sebenarnya diwajibkan membayar premi sebesar Rp180 ribu. Tapi setelah disubsidi pemerintah sebesar Rp144 ribu, akhinya petani hanya membayar Rp36 ribu per hektare tiap musim tanam.

“Tadi saat ini belum ada yang klaim. Karena baru mulai tanam," tandas Arif.

(ALB)

Comments